2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Demo Pilkada di Cirebon Memanas, Batu Melayang, Polisi Terluka

Demo Pilkada di Cirebon Memanas, Batu Melayang, Polisi Terluka

Cirebon, (SGOnline),-
Ratusan mahasiswa dari berbagai aliansi, termasuk Cipayung Plus, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang DPRD Kota Cirebon untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada. Aksi yang awalnya berlangsung damai ini berujung ricuh, dengan aksi saling dorong antara demonstran dan aparat kepolisian. Beberapa petugas terkena lemparan batu dari para demonstran dan harus dievakuasi untuk mendapat perawatan medis.

Mahasiswa memadati Jalan Siliwangi, memaksa otoritas menutup akses kendaraan di sekitar lokasi. Mereka tidak hanya memblokir jalan, tetapi juga menduduki pagar gedung DPRD, mencopot spanduk yang terpasang, serta membakar ban dan karangan bunga di depan gedung DPRD.

Kericuhan memuncak ketika massa aksi berusaha menerobos masuk ke dalam gedung DPRD, memicu bentrokan fisik dengan petugas kepolisian yang berusaha menahan laju demonstran. Beberapa petugas terluka akibat lemparan benda keras dari massa.

Fauzi, salah satu perwakilan dari massa aksi Cipayung Plus, menyatakan bahwa mereka mendesak legislatif untuk tidak mengutak-atik keputusan MK yang bersifat final dan mengikat. “Meskipun perwakilan dewan sudah memastikan bahwa revisi undang-undang dibatalkan, kami tidak ingin lengah,” tegasnya. Menurutnya, pengalaman menunjukkan bahwa legislator bisa saja nekat merevisi undang-undang secara diam-diam tanpa meminta pandangan publik.

Aksi unjuk rasa ini merupakan bagian dari seruan darurat demokrasi oleh mahasiswa, dengan tuntutan agar DPR menolak pengesahan revisi tentang RUU Pilkada, yang dianggap dapat merusak demokrasi.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *