2026-04-28

SGOnline

Bersinar & Informatif

Wali Kota Cirebon dan Sekda Dicegat Puluhan Kontraktor

Cirebon, (SGOnline),- Langkah Wali Kota Cirebon, H. Nashrudin Azis dan Sekretaris Daerah (Sekda), H. Agus Mulyadi saat datang ke gedung DPRD sempat terhadang.

Puluhan kontraktor yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Kontraktor Gagal Bayar (FKGB) menghadap wali kota dan sekda pada Senin (20/2/2023).

Keduanya mendatangi Griya Sawala DPRD untuk mengikuti rapat paripurna dengan agenda persetujuan/pengambilan keputusan terhadap rancangan tiga raperda.

Dalam kesempatan itu, FKGB mendesak untuk audiensi dengan wali kota dan pimpinan DPRD Kota Cirebon terkait kepastian pembayaran proyek yang telah mereka kerjakan di tahun 2022.

Salah seorang perwakilan kontraktor, Herawan Effendi di depan Wali Kota mengatakan, pihaknya ingin melakukan audiensi dengan Eksekutif dan Legislatif terkait.

Sementara informasi yang berkembang di masyarakat, yang menyatakan pihaknya menyudutkan Dewan dan TAPD. Bahwa hal tersebut tidak benar.

“Mumpung ada Paripurna, kami hadir dan bapak hadir, kami minta ijin informasi yang berkembang ini bisa diluruskan,” katanya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Azis menegaskan, persoalan pembahasan anggaran itu adalah persoalan TAPD dengan Banggar. Di dalamnya banyak dinamika-dinamika yang tidak harus menjadi konsumsi publik, apalagi menjadi tontonan masyarakat.

“Kami tahu apa yang diharapkan, dan diinginkan oleh temen-temen para pengusaha. Saya bersama pak Sekda sudah mengambil solusi, dan bulan Maret ini akan terselesaikan,” tegas Azis.

“Jika tidak terselesaikan, sudah datangi lagi saya, demo saya. Saya tidak mau bertemu Banggar. Saya tidak mau seperti itu, karena ini kewibawaan dua instansi penyelenggara pemerintahan,” imbuhnya.

Azis menambahkan, dinamika yang terjadi pada pembahasan anggaran merupakan suatu hal yang wajar. Karena semuanya merupakan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan yang lain.

“Kami mohon hormati, dua instansi ini menyelesaikan persoalan pemerintah daerah yang menyangkut hajat dari para pengusaha, saya jamin terselesaikan di bulan Maret,” pungkasnya.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *