Upaya Penanganan DBD di Kota Cirebon, Dinkes Gencar Turunkan Kasus Ini
Cirebon, (SGOnline),-
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Hj. Siti Maria Listiyawati, mengungkapkan bahwa upaya penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan di kota tersebut. dr. Siti Maria Listiyawaty menyampaikan bahwa data kasus DBD pada awal tahun 2024 lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu 2023.
“Ada penurunan kasus, terutama pada wadah terbuka seperti botol-botol bekas. Namun, data resmi akan dikirimkan pada tahun 2024, dan ini menunjukkan angka yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 yaitu 270 penderita dan pada tahun 2023 231 penderita,” ujar dr. Siti Maria Listiyawaty usai mengikuti apel pagi di halaman RSD Gunungjati.
Dinas Kesehatan Kota Cirebon terus berupaya mengatasi permasalahan DBD dengan mengimplementasikan inovasi dari Kementerian Kesehatan. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode antagonis secara biologis untuk menekan populasi nyamuk penyebab DBD.
“Inovasi ini bertujuan untuk membuat nyamuk menjadi mandul melalui antagonis biologis dari teman-temannya sendiri. Meskipun belum sepenuhnya diterapkan di Kota Cirebon, kami terus berupaya agar penanganan DBD semakin optimal,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, dr. Siti Maria Listiyawaty mengungkapkan rasa syukurnya dan mengakui pentingnya kerjasama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD.
“Kita terus berupaya agar Kota Cirebon tetap aman dari kasus DBD. Terima kasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak,” pungkasnya.
(Andi/SGO)
