Tradisi Dlugdag Ditabuh, Sambut Ramadan 1444H
Cirebon, (SGOnline),- Keraton Kasepuhan Cirebon kembali melaksanakan tradisi Dlugdag atau menabuh bedug menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1444H.
Pada tahun ini, drugdag dilakukan oleh Pangeran Patih Kasepuhan Pangeran Raja (PR) Muhammad Nusantara, di Langgar Agung Komplek Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Rabu (23/3/2023)
Tradisi Dlugdag sudah dilakukan oleh para wali dalam menyiarkan agama Islam di Cirebon. Sampai dengan saat ini, Keraton Kasepuhan Cirebon masih setia menjalankannya.
Pangeran Patih Kasepuhan, Pangeran Raja Mohammad Nusantara, menerangkan, tradisi Dlugdag sudah dilakukan sejak lama, yang menandakan datangnnya bulan suci Ramadan dan sekaligus memberitahu kepada warga sekitar keraton bahwa besok sudah mulai menjalankan ibadah puasa.
“Insha allah besok kita berpuasa, tradisi pemukulan bedug atau dlugdrag menandakan bahwa nanti malam memasuki bulan Ramadan.
Melaksanakan salat sunah tarawih, tadarusan dan kita menyambut gembira di bulan Ramadan,” tuturnya.
PR Mohamad Nusantara, menambahkan, Keraton Kasepuhan sendiri pada awal puasa mengikuti pemerintah.
“Pada tahun ini, mudah-mudahan akan menggelar kembali tradisi yang ada,” ungkapnya.
Pangeran patih mengharapkan, agar warga menjaga kondisi dan kesehatan sebaik-baiknya untuk menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh berkah.
“Semoga semuanya mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT. Selamat menjalankan ibadah puasa”, ujarnya.
Disisi lainnya, Imam sekaligus sesepuh Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kasepuhan KH Zumhur menerangkan, menabuh bedug Dlugdag tersebut dibarengi bacaan yang disyariatkan dalam Islam.
“Membaca Bismillah, Dzikir dan Syahadat serta salawat nabi saat menabuh bedug,” tandasnya.
Tradisi Dlugdag tersebut menjadi pusat perhatian para wisatawan yang sedang berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon.
(Andi/SGO)
