Taman Kebumen sebagai Pusat Kreativitas dan Wisata di Cirebon
Cirebon, (SGOnline),-
Ketua Payung Suci (Paguyuban Urang Sumedang di Cirebon), Dany Jaelani, mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, terutama kepada Penjabat (PJ) Walikota Bapak Agus Mulyadi. Dalam pernyataannya, Dany Jaelani mengucapkan terima kasih atas respons positif Pemkot terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkot, khususnya PJ Walikota Bapak Agus Mulyadi, yang telah merespon keinginan kita semua,” ucap Dany Jaelani yang juga merupakan Ketua GM FKPPI Kota Cirebon.
Menurutnya, lapangan Kebumen atau Taman Kebumen menjadi titik nol yang strategis. Tempat ini akan menjadi ruang publik untuk berbagai kegiatan seni budaya dan olahraga tradisional. Dany Jaelani melihat potensi untuk menyelenggarakan event-event seperti permainan slodor enggrang, tokle, gasing, dan berbagai bentuk olahraga atau permainan tradisional lainnya.
“Kami ingin menampilkan kearifan lokal, baik dalam bentuk seni, budaya, maupun olahraga. Taman Kebumen akan menjadi magnet wisata dengan menyajikan makanan khas Cirebon secara sederhana namun menarik bagi pengunjung dari luar Cirebon,” tambahnya, Senin (22/1/2024).
Dengan menetapkan Taman Kebumen sebagai titik nol, Payung Suci berharap dapat menginspirasi pemanfaatan taman-taman lain di wilayah Cirebon. Dany Jaelani mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mengembangkan taman-taman seperti Taman Kerucut dan taman depan Terminal.
“Ini bukan hanya tentang Taman Kebumen, tetapi juga bagaimana kita dapat mengoptimalkan semua taman yang ada di Cirebon. Taman-taman ini bisa menjadi pusat kreativitas masyarakat dan mendukung visi Cirebon sebagai kota wisata,” tegas Dany Jaelani.
Masyarakat tentunya juga berharap taman-taman di Cirebon dapat berfungsi sebagai ruang terbuka teratur dan asri, mendukung perkembangan kreativitas masyarakat, serta memperkuat citra Cirebon sebagai destinasi wisata yang unik.
(Andi/SGO)
