Ratusan Mahasiswa UNU Cirebon Ikuti Pembekalan PPL, Dr. Mikkey: Tumbuhkan Sikap Profesional Calon Pendidik
CIREBON, (SGOnline).-
Sebanyak 112 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon mengikuti Pembekalan Program Pengenalan Lapangan (PPL), khususnya pada konteks FKIP/LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di aula kampus setempat, Selasa (16/12/2025).
Ratusan mahasiswa mahasiswi tersebut terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), serta Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK). Acara dibuka Rektor UNU Cirebon, Prof. Dr. H Farihin Nur, M.Pd. Selain Rektor UNU yang ikut memberi materi, juga menghadirkan pemateri lainnya, yakni H Ronianto SPd., M.M., dan H Adiman S.E., M.Pd.

Dekan FKIP UNU Cirebon, Dr. Mikkey Anggara Suganda, M.Or., ketika ditemui di sela kegiatan mengemukakan, tujuan kegiatan adalah mempersiapkan mahasiswa secara akademik dan profesional sebelum terjun langsung ke sekolah/lembaga pendidikan.
“Selain itu, memberikan pemahaman tentang peran dan tugas guru, baik sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, maupun evaluator pembelajaran, juga membekali mahasiswa dengan kompetensi pedagogik, meliputi perencanaan pembelajaran RPP atau modul ajar, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar,” katanya.

Hal lainnya, lanjut Dr. Mikkey Anggara Suganda, mahasiswa ini juga dilatih keterampilan mengelola kelas dan peserta didik, termasuk komunikasi edukatif, disiplin, dan etika profesi guru, termasuk mengenalkan budaya, sistem, dan administrasi sekolah, seperti struktur organisasi, tata tertib, dan perangkat pembelajaran.
“Yang tak kalah penting, adalah menumbuhkan sikap profesional, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai calon pendidik, serta meningkatkan kemampuan refleksi dan evaluasi diri, agar mahasiswa mampu memperbaiki praktik pembelajaran secara berkelanjutan,” paparnya.
Ditanya soal adanya fenomena kriminalisasi guru di sejumlah daerah terkait metode penegakan disiplin siswa, Dr. Mikkey Anggara Suganda menjelaskan, dalam pembekalan ini juga kampus menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan nyata di dunia pendidikan, baik secara teknis maupun sosial.
“Memang tidak bisa dipungkiri jika saat ini ada beberapa kasus hukum yang menjerat tenaga pendidik di sejumlah daerah. Di satu sisi, guru mengharapkan siswanya disiplin dan berperilaku sesuai norma sosial, akan tetapi ada orang tua atau wali siswa yang tidak terima karena dianggap berlebihan. Untuk itu, kami meminta kepada semua mahasiswa UNU yang akan terjun ke sekolah di semua tingkatan agar selalu berkoordinasi dengan guru pamong dan nanti pun ada dosen pendamping yang terjung ke lapangan,” ungkapnya.
Dr. Mikkey Anggara Suganda berharap, pembekalan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan bisa diterapkan dengan baik di lapangan. Bila ada yang perlu dikoordinasikan jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan guru pamong, dosen pendamping atau kampus. “Kami ingin semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebijakan FKIP UNU Cirebon,” tandasnya. (Ruddy)
