2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Ratusan Petugas Damkar Datangi Balaikota Cirebon, Ini Tuntutannya

Cirebon, SGOnline,- Ratusan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon, menggeruduk balai kota menuntut pengangkatan status honorer menjadi pegawai P3K atau ASN. Mereka berkumpul di halaman gedung setda untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan kepada Walikota H. Nashrudin Azis.

Tuntutan mereka diantaranya yaitu mengenai status petugas damkar yang berjumlah kurang lebih dua ratus enam puluh tenaga teknis yang masih honorer. Padahal, ada 160 petugas yang sudah memiliki sertifikat namun formasi mengenai P3K hanya untuk tenaga kesehatan dan guru.

Danop Mako Damkar, Akhirudin, menjelaskan, tenaga teknis seperti di damkar tidak dimasukan dalam formasi pengangkatan P3K apalagi ASN

“Kami petugas damkar yang bekerja terkadang harus bertaruh nyawa demi Kota Cirebon. Namun, gaji dan penghasilannya masih belum maksimal”, ungkapnya kepada wartawan, Selasa (15/11/2022)

Akhirudin melanjutkan, pihaknya berharap agar pemerintah dapat memperhatikan nasib dan usulan untuk bisa ikut serta masuk P3K. Pasalnya, tidak sedikit petugas yang telah belasan tahun mengabdi dan statusnya hingga kini masih honorer.

Ditemui Walikota

Setelah melakukan tuntutan dan orasi dari petugas damkar, Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis langsung menemui ratusan petugas damkar tersebut.

Azis menegaskan, akan mengupayakan usulan dan harapan balakar (petugas damkar) dan meminta insan balakar terus meningkatkan kualitas sdm yang menjadi pasukan serba guna.

“Kami dari pemerintah kota cirebon akan mengupayakan semaksimal mungkin apa yang menjadi harapan serta berkoordinasi dengan BKPSDM dan mengusulkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan RB”, tandas walikota

H. Nashrudin Azis menambahkan, keberadaan petugas dinas damkar cukup penting dan dibutuhkan oleh masyarakat.

“Tidak hanya mengatasi kejadian kebakaran saja namun menjadi petugas serba guna, sehingga Pemkot berharap terus meningkatkan kualitas sdm dan keahlian dengan baik”, ujar Azis.

Usai ditemui walikota, ratusan petugas damkar akhirnya membubarkan diri dan kembali ke markas. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *