2026-05-02

SGOnline

Bersinar & Informatif

Persiapan Survei Gizi 2024, Kota Cirebon Siap Menyongsong Data Akurat untuk Kebijakan Kesehatan

Cirebon, (SGOnline),-
Para pejabat Kota Cirebon menggelar rapat persiapan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 di Aula Pedati Gede, Kantor Kecamatan Pekalipan. Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Cirebon, Dr. Iing Daiman, menyatakan pentingnya survei tersebut untuk mendapatkan data gizi yang akurat.

Menurut Dr. Iing, survei 2024 akan berfokus pada konsistensi data.

“Pada survei 2021, kita melihat adanya perbedaan besar dalam data. Ini bisa dimaklumi, tetapi yang menjadi perhatian utama adalah konsistensi dari objek yang disurvei. Oleh karena itu, kita ingin memastikan agar data tahun 2024 lebih akurat,” ujarnya, Selasa (8/10/2024).

Dr. Iing juga menyebutkan bahwa angka gizi buruk di Kota Cirebon menunjukkan penurunan, dari 19,9% pada tahun 2020 menjadi perkiraan 13% pada tahun ini. Data tersebut akan menjadi acuan penting dalam kebijakan kesehatan di kota ini.

Untuk memastikan survei berjalan lancar, PJ Sekda mengimbau camat dan lurah untuk mendukung pelaksanaannya. Survei ini akan mencakup 67 blok sensus dengan 10 rumah tangga balita di setiap bloknya.

“Kerja sama antara camat, lurah, Dinas Kesehatan, dan tokoh masyarakat akan sangat membantu dalam mendapatkan hasil survei yang akurat,” kata Dr. Iing.

Dalam sesi wawancara, Dr. Iing menambahkan bahwa survei ini akan menjadi parameter evaluasi di tingkat kota, provinsi, dan nasional. Ia menyebutkan bahwa Sucofindo akan memimpin pelaksanaan survei tersebut, dengan dukungan dari berbagai pihak di Kota Cirebon.

“Kami bekerja sama dengan camat, lurah, puskesmas, dan lainnya untuk memastikan survei ini tepat sasaran,” jelasnya.

Camat Pekalipan, Gandhi, juga menyatakan dukungan teknis dari kecamatan terhadap pelaksanaan survei.

“Kita tidak memiliki kewenangan untuk melakukan survei secara langsung, tetapi kami akan mendukung suksesnya pelaksanaan survei ini. Harapannya, dengan kerja sama dari berbagai pihak, tim survei bisa beroperasi tanpa kendala di lapangan,” ujarnya.

Rencana pelaksanaan SSGI 2024 di Kota Cirebon mencakup blok sensus di beberapa wilayah, antara lain 74 di Jagasatru, 60 di Pulasaren, 35 di Pekalangan, dan 40 di Pekalipan. Kolaborasi antar aparat pemerintahan dan tenaga kesehatan diharapkan akan memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi gizi di Kota Cirebon, yang akan menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan di masa depan.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *