2026-05-11

SGOnline

Bersinar & Informatif

AHY Raih Gelar Doktor Cum Laude, Siap Bawa Indonesia Menuju 2045

(SGOnline),-
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berhasil meraih gelar doktoral dengan predikat cum laude dari Universitas Airlangga (Unair). Keberhasilan AHY ini semakin memperkokoh ketokohannya dalam dunia politik dengan tambahan prestasi di bidang akademis.

Dalam sidang terbuka yang digelar di kampus Unair, AHY mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045.” Tema ini diangkat AHY dalam rangka mempersiapkan strategi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, suatu periode di mana Indonesia diharapkan meraih puncak kejayaan dengan memanfaatkan bonus demografi.

Menanggapi pencapaian AHY, Anggota DPR Herman Khaeron memberikan apresiasi tinggi. Ia menyatakan bahwa seorang politisi tidak hanya perlu memiliki kemampuan retorika, tetapi juga landasan akademis yang kuat.

“Saya bersyukur dan bangga pak AHY mampu memadukan kemampuan politik dengan basis akademis yang kuat melalui pencapaian gelar doktor dengan predikat cum laude dari Universitas Airlangga,” ujar Herman.

Herman juga berharap bahwa pencapaian akademis AHY ini dapat memberi kontribusi signifikan dalam pengambilan kebijakan nasional di masa depan, terutama terkait peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bangsa.

“AHY memiliki kemampuan untuk mendorong Indonesia menuju perekonomian yang lebih maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Dalam keterangannya, AHY mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan menyelesaikan studi doktoral ini. Ia menekankan pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk mengoptimalkan bonus demografi.

“Saya berharap pencapaian ini bisa saya kontribusikan untuk pengambilan kebijakan ke depan. Kita ingin Indonesia semakin tumbuh ekonominya, makin maju, dan juga makin sejahtera,” ujarnya.

Putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menyoroti perlunya kedekatan antara politisi dan akademisi. Menurutnya, pembuatan kebijakan harus berlandaskan pendekatan ilmiah.

“Akademisi sangat diharapkan untuk berperan dalam menyumbangkan pemikiran dan perspektifnya dalam proses pengambilan keputusan,” tegas AHY.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *