2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Persiapan Pemilu 2024 di Kota Cirebon, Rapat Koordinasi dan Tinjauan Logistik

Cirebon, (SGOnline),-
Persiapan menyeluruh untuk Pemilihan Umum 2024 di Kota Cirebon menjadi fokus dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Penjabat Walikota, H. Agus Mulyadi. Rapat tersebut membahas kesiapan KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri, serta menyoroti isu-isu krusial seperti pencoblosan ganda dan antisipasi kondisi buruk pada hari pemilihan.

H. Agus Mulyadi menekankan pentingnya kolaborasi antar stakeholder sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan pemilu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi persiapan dan pelaksanaan pemilu, sementara koordinasi dengan partai politik, Kecamatan, dan Kelurahan diharapkan memastikan daftar pemilih terinformasi dengan baik.

Dalam rangka menjaga kelancaran pemilu, perhatian khusus diberikan pada kesiapan SDM, terutama petugas medis. Lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan koordinasi dengan KPU menjadi fokus dalam memenuhi persyaratan teknis.

Rapat juga membahas persiapan masa tenang, termasuk pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) dan keselamatan petugas ad hoc. PJ. Walikota menegaskan perlunya dukungan dari semua pihak untuk menjalankan pemilihan umum dengan sukses dan aman.

Setelah rapat, PJ. Walikota, bersama Forkopimda, melakukan tinjauan langsung terhadap kesiapan logistik KPU di kawasan Jl. Pronggol Kota Cirebon. Dalam peninjauan tersebut, H. Agus Mulyadi menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh KPU.

Pj. Walikota menekankan kesiapan logistik, pengawasan Bawaslu, dukungan dari Kapolres dan Dandim untuk kondusivitas daerah. Dengan tinggal 27 hari menuju pemilu pada 14 Februari 2024, koordinasi teknis terus ditingkatkan untuk memastikan semua tahapan berjalan dengan baik.

Pj. Walikota menyoroti pentingnya bimbingan teknis (Bimtek) yang harus dilaksanakan dengan baik. Komunikasi, koordinasi, dan kerjasama dianggap kunci dalam menjalankan tugas negara ini dengan baik. H. Agus Mulyadi berharap semua pihak bisa berkontribusi untuk meminimalkan kesalahan dan menjadikan pemilihan umum sebagai proses transparan, aman, dan dapat dipercaya.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *