2022-09-25

SGOnline

Bersinar & Informatif

Ormas, OKP, Mahasiswa dan Pemilih Pemula Jadi Bagian Pengawasan Partisipatif Pemilu

2 min read

CIREBON, (SGOnline).-

Ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula bagian dari pengawasan partisipatif Pemilu 2024 mendatang. Peran mereka sangat dibutuhkan.

Salah satunya untuk membantu Bawaslu Kota Cirebon dalam mengawasi tahapan hingga pelaksanaan Pemilu. Sehingga diharapkan terlaksananya Pemilu yang berkualitas, jujur dan adil.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri kegiatan Bawaslu Kota Cirebon dalam sosialisasi pengawasan partisipatif bersama ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula, di Grage Grand Business Hotel Cirebon, Rabu (21/9/2022).

“Tugas pengawasan Pemilu bukan hanya Bawaslu, namun seluruh masyarakat yang di dalamnya ada ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula,” kata Eti.

Menurut Eti, masyarakat adalah subjek dalam proses Pemilu. Oleh sebab itu, pengawasan partisipatif menjadi komitmen bersama. Hal itu untuk mewujudkan warga negara yang aktif dalam mengikuti perkembangan pembangunan demokrasi.

“Pengawasan menjadi sarana pembelajaran politik bagi masyarakat. Partisipasinya dibutuhkan demi Pemilu berkualitas,” ujarnya.

Bagi penyelenggara Pemilu, pengawasan masyarakat yang masif sebagai pengingat dalam bertugas agar senantiasa berhati-hati, jujur dan adil.

Sejatinya, menurut Eti, baik penyelenggara, pengawas, pemantau dan peserta Pemilu dapat belajar berperan sesuai latar belakangnya masing-masing.

“Partisipasi politik yang merupakan wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat adalah suatu hal yang sangat fundamental dalam proses demokrasi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd., mengajak semua pihak melakukan pengawasan pada Pemilu 2024 mendatang. Keterlibatan ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula akan memudahkan Bawaslu dalam pengawasan.

“Petugas kami sangat terbatas. Oleh sebab itu kami membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu,” ungkapnya.

Pihaknya menyediakan kanal aduan bagi masyarakat yang melihat kecurangan Pemilu. Masyarakat bisa menyampaikan melalui media sosial atau datang langsung ke kantor Bawaslu Kota Cirebon.

“Silakan bisa inbox di Facebook, Instagram, Twitter atau datang langsung. Pelapor kami jamin kerahasiaannya,” katanya. (Herwin/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.