2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Musbangkel Kelurahan Kesenden Rencanakan Pembangunan dan Pemberdayaan 2025

Cirebon, (SGOnline),- Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menggelar rapat Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) tahun anggaran 2024 untuk perencanaan tahun 2025. Musbangkel yang dihadiri oleh Forum RW Kelurahan Kesenden dan Camat Kejaksan, Uyung Heru Oetomo, diselenggarakan di salah satu rumah makan di wilayah Kesenden pada Senin (29/1/2024).

Lurah Kesenden, Ruliyanto, menyampaikan bahwa Musbangkel ini bukan hanya merencanakan program untuk tahun mendatang, tetapi juga menyampaikan informasi secara makro ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbangda. Hal ini dilakukan dalam rangka penyusunan perencanaan jangka panjang dan menengah.

“Kami menyampaikan persoalan-persoalan terkait banjir di wilayah Samadikun, penataan dan masalah sampah pantai secara makro sehingga dapat dimasukkan dalam perencanaan tingkat kota untuk jangka panjang ke depan,” ujar Ruliyanto.

Ruliyanto juga menyampaikan usulan terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan M Toha. Menurutnya, jika ditata dengan baik, area tersebut memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata kuliner malam, terutama menjelang bulan Ramadan yang akan membuat Jalan M Toha semakin ramai.

“Jangka pendeknya, kami dari pihak kelurahan bersama para RW dan LKK yang menjadi stakeholder mengusulkan prioritas Penerangan Jalan Umum (PJU). Kami ingin mewujudkan Kesenden Terang, kemudian akan dilengkapi dengan CCTV di setiap RW,” tambah Ruliyanto.

Menyinggung infrastruktur, Ruliyanto menjelaskan upaya kelurahan untuk mendorong sumber pendanaan dari luar anggaran kelurahan, seperti Pokir, anggaran pusat, dan provinsi yang dapat diakses melalui dinas teknis terkait.

“Usulan dari RW terkait PJU dan pemberdayaan masyarakat. Pasca Covid-19, kegiatan-kegiatan pemberdayaan seperti Nadran dan Kesenden Bersholawat diaktifkan. Tahun depan, kami berencana menggelar lomba K3 dan meningkatkan keterampilan hidup pemuda. Infrastruktur dan pemberdayaan kami bangun bersamaan untuk pembangunan fisik dan kualitas SDM yang sejalan,” tuturnya.

Terkait dengan bantuan RW pada 2023 untuk tahun anggaran 2024, Ruliyanto menjelaskan bahwa realisasi di 2024 belum seluruhnya terakomodir karena keterbatasan anggaran. Namun, diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai usulan masyarakat melalui RW masing-masing.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *