2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Kapolsek Kesambi Polres Ciko Pimpin Pencarian Ular Berbisa yang Tewaskan Warga Semalam

CIREBON, (SGOnline).-

Pencarian ular berbisa dan upaya pembersihan lingkungan terus dilakukan. setelah semalam seorang pekerja penjaga sekolah SD Karyamulya 2, Jumadi (37) diduga mati akibat gigitan ular berbisa pada Senin, (24/4/2023) pukul 19.00 WIB.

Tim PSC 119 Dinkes Kota Cirebon yang menangani korban pada malam naas itu, Muhammad Nadhif Ferdinan, memeriksa luka pada korban dan menyimpulkan bahwa bekas gigitan tersebut diduga berasal dari ular berbisa, meskipun jenisnya belum diketahui dengan pasti.

“Korban mengalami luka pada bagian lengan atas kanan dan kiri, yang menunjukkan adanya pembekuan darah yang diduga sebagai dampak racun/bisa ular,” jelas Kapolsek Kesambi Iptu Rudiana, SH., MH.

Pada malam harinya, Unit Damkar Kota Cirebon bersama Unit Samapta QR Polsek Kesambi mencoba mencari ular berbisa di sekitar lokasi kejadian namun tidak berhasil karena pencahayaan yang kurang pada malam hari. Upaya pencarian dan pembersihan kemudian dilanjutkan pada hari ini. Selasa (25/4/2023).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH., S.IK., MH menyatakan, upaya pembersihan lingkungan dan pencarian ular berbisa akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa yang akan datang. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berada di area yang berpotensi terdapat ular berbisa.

“Terima kasih kepada Kapolsek Kesambi IPTU Rudiana, S.H.,M.H. bersama Tim Unit Damkar Kota Cirebon yang dipimpin oleh Nurjaman, tim BPBD dipimpin Arif serta dibantu oleh Kepala SD Karyamulya 2, Ketua RW.03 Karyamulya, warga setempat, perwakilan keluarga korban dan Piket Siaga Polsek Kesambi atas upayanya pada pagi hari ini mencari keberadaan ular berbisa tersebut” pungkas Kapolres Ciko melalui Kasi Humas Polres Ciko Iptu Ngatidja, SH. MH. (Ruddy SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *