2026-01-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

KAI Siaga Penuh Hadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026, 3,7 Juta Kursi Disiapkan

CIREBON, (SGOnline).-

PT KAI kini tengah memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi masa angkutan libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Fokus utama KAI adalah peningkatan keselamatan penumpang kereta api, khususnya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, serta dukungan terhadap program pemerintah melalui diskon tiket 30 persen,” kata Ane Purba, Vice President Public Relation KAI, dalam sesi doorstop kepada awak media di Stasiun Cirebon, Selasa (2/12/2025).

Kedatangan Ane Purba dan rombongan ke Cirebon adalah untuk memastikan perjalanan sarana prasarana penunjang keselamatan terpenuhi dengan baik. Dengan menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) Lintas Utara yang bergerak dari Stasiun Gambir, rombongan ingin melihat langsung persiapan menjelang libur Nataru.

Ane Purba menjelaskan, persiapan Nataru, yang diperhitungkan berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember hingga 4 Januari 2026 sangat menitikberatkan pada keselamatan perjalanan. Soalnya, pada angkutan kali ini pihaknya fokus meng-upgrade semua fasilitas karena cuaca saat ini cukup ekstrem.

Adapun Langkah-langkah yang diambil KAI meliputi, penguatan petugas, yakni menempatkan petugas di lokasi-lokasi kritis yang rawan, termasuk menutup atau menjaga area tersebut serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Perawatan prasarana, seperti pemasangan ballast atau kecak untuk memadatkan jalur rel, terutama di wilayah Cikampek hingga Cirebon yang menjadi titik tumpu jalur utara dan selatan dan lebih dari 2.000 petugas tambahan, termasuk awak sarana dan alat berat, disiagakan,” ujarnya.

“Juga akan ada pembatasan kecepatan di wilayah Cirebon beberapa minggu ke depan karena adanya perawatan prasarana. Pembatasan ini ditargetkan selesai H-3 sebelum masa angkutan Nataru atau sebelum 18 Desember,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa khusus untuk wilayah Cirebon, KAI telah menyiapkan kapasitas angkut yang signifikan untuk melayani pengguna jasa, yaitu lebih dari 192.000 tempat duduk disiapkan khusus untuk Cirebon.

Sedangkan puncak Angkutan diprediksi 29 Desember akan menjadi hari tertinggi dengan potensi melayani lebih dari 9.000 penumpang. Sedangkan untuk layanan harian di Cirebon, lanjutnya, Terdapat 6 kereta reguler dan 1 kereta fakultatif (tambahan) yang berangkat/tiba di Cirebon.

“Selain itu, 154 perjalanan per hari melintas Cirebon, didukung 32 kereta tambahan yang melintas dan KAI menargetkan peningkatan kapasitas di Cirebon hingga 10 persen dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Secara nasional, KAI menyiapkan total kapasitas angkut 3,7 juta tempat duduk. Untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan mobilisasi, KAI juga menawarkan diskon 30 persen bagi sekitar 1,5 juta tempat duduk. Saat ini, tiket yang telah terjual sudah mencapai 20 persen dari total kapasitas.

“Kami melihat potensi Cirebon luar biasa, baik untuk perjalanan komuter PP (pulang-pergi) ke Jakarta atau Jogja, maupun untuk wisata. Kami akan mempromosikan waktu tempuh yang cepat dan kemudahan menjelajahi wisata di Cirebon,” tambah Ane Purba.

KAI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dari sekarang dan memanfaatkan diskon yang tersedia. Pengguna jasa juga diharapkan untuk berkoordinasi dengan petugas di stasiun atau di atas kereta. (Ruddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *