2026-04-19

SGOnline

Bersinar & Informatif

Jumat Berkah, Bupati Keliling Sumber Bagikan Sembako dan Pantau Vaksinasi

Kabupaten, SGOnline,- Bupati Cirebon, H Imron serta sejumlah kepala SKPD keliling kawasan Kecamatan Sumber diantaranya Blok Walinanggung, Kelurahan Tukmudal, Puskesmas Sumber, Puskemas serta Kelurahan Sendang sambil olahraga bersepeda, Jumat (25/2/2022).

Selain bersepeda, bupati juga memberikan bantuan paket sembako, serta pemberian minyak goreng kepada warga di Blok Walinanggung.

Sementara di Puskesmas Sumber, H Imron memantau pelaksanaan vaksinasi. Kegiatan yang sama juga dilakukan di Puskesmas Sendang dan kembali memberikan paket bantuan sembako dan minyak goreng di Kelurahan Sendang.

Usai memantau vaksinasi dan pembagian sembako serta minyak goreng, Imron meminta maaf karena tidak bisa mengunjungi rumah warga satu persatu.

Bantuan stimulan tersebut, tujuannya untuk sedikit mengurangi beban masyarakat akan kebutuhan pokok, salah satunya ialah minyak goreng.

“Ini bantuan stimulan. Ada sekitar 250 paket sembako dan minyak goreng yang kami bagikan. Kami merasakan betapa sulitnya mendapatkan minyak goreng saat ini, bantuan sembako lainnya juga mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari,” ujar Imron.

Menurutnya, saat ini pemerintah telah menetapkan kebijakan harga minyak goreng, yaitu Rp14 ribu per liternya. Aturan tersebut tertuang dalam Permen Perdagangan Nomor 06 Tahun 2022. Isinya, tentang penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng sawit.

Lalu, ada juga aturan Permen Perdagangan Nomor 01 Tahun 2022. Aturannya tentang penyediaan minyak goreng kemasan sederhana, untuk kebutuhan masyarakat dalam kerangka pembayaran oleh badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit.

“Saya sudah menginstruksikan Kadis Perdagangan dan Industri dengan tim, mereka harus bisa mengendalikan inflasi daerah Kabupaten Cirebon,” terangnya

Tim tersebut lanjutnya, bekerjasama dengan instansi kepolisian. Tugas dan fungsinya, untuk melakukan monitoring dan pengawasan pasar tradisional dan modern. Hal itu, untuk memantau kebijakan pemerintah satu harga minyak goreng. Nantinya masyarakat mendapat jaminan kepastian, tentang satu kebutuhan dasar bahan pokok masyarakat.

“Tim harus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, atas kelangkaan kedelai sebagai bahan pokok tahu dan tempe. Masalahnya, ini adalah makanan sehari-hari masyarakat. Saya juga memberikan apresiasi kepada Bank BJB cabang Sumber, yang telah mensupport kegiatan tersebut,” pungkasnya.
(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *