2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

IWO Ingatkan Pentingnya Pemahaman Bahaya Perundungan ke Siswa Sekolah Dasar

CIREBON, (SGOnline).-

Usia anak-anak, paling rentan terkena kasus perundungan atau bullying. Terlebih, kurang nya pemahaman serta pengetahuan bahaya bullying terhadap orang lain.

Anti Bullying menjadi tema yang diusung Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon. Dengan memberikan pemahaman bahaya bullying kepada anak – anak di sekolah dasar (SD) dengan cara unik.

Dengan menghadirkan pendongeng, diharapkan anak-anak mau mendengarkan. Melalui dongeng dapat mudah di fahami.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon, Muslimin menjelaskan, kampanye anti bullying di hari jadi IWO yang ke 10, diusung sebagai bentuk keprihatinan maraknya kasus bullying terutama di sekolah-sekolah.

“Kami prihatin dengan maraknya aksi bullying terutama di sekolah. Sebenarnya, anak-anak ini kurang faham bahkan tidak mengerti akan bahaya bullying. Dengan dongeng akan lebih mudah difahami oleh anak-anak,” Kamis (11/8/22)

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang apa itu Bullying kepada murid sekolah dasar.

“Seperti diketahui, kasus perundungan yang terjadi pada anak-anak bisa menimbulkan korban jiwa. Seperti kita ketahui bersama, yang terakhir Kasus perundungan di Tasikmalaya itu sampai si anak nekat bunuh diri. Ini tentu menjadi keprihatinan bersama, dan harus dicegah,” jelasnya.

Di saat bersamaan, Kepala Sekolah SD Kramat 1 Kota Cirebon Yayah Setiasari sangat mengapresiasi kegiatan jurnalis online cirebon, yang peduli dengan masa depan anak-anak. Dengan hadirnya pendongen Kak Jums, membuat anak-anak antusiasme mendengarkan berita yang mengangkat tema anti bullying.

“Kita lihat ratusan murid antusias mendengarkan dongeng yang disampaikan Kak Jums. Gaya penyampaian mudah di fahami dengan dicampur humor-humor yang membuat anak-anak terhibur,” paparnya

Yayah melanjutkan bahwa kegiatan ini akan merubah pola fikir anak-anak. Dan mengetahui bahaya bullying, sehingga bullying tidak boleh dilakukan kepada siapa pun.

“Ini merupakan upaya untuk mensosialisasikan pencegahan bullying, di sekolah dasar maupun di lingkungan rumahnya.bJuga untuk menanamkan pola pikir kepada murid SD Kramat agar tidak melakukan perundungan terhadap temannya di sekolah maupun lingkungan di rumahnya,”ujarnya

Sementara Kak Jums, dengan tema anti bullying, dapat menceritakan tentang persahabatan yang materinya tentang stop bullying.

“Inti cerita, tentang persahabatan, bahwa dalam pergaulan sehari-hari, tidak boleh melakukan bullying kepada siapaun. Karena aksi bullying sangat berbahaya,” pungkasnya. (Herwin/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *