Hj. Affiati Serahkan Gerobak Sampah ke Warga RW 06 Simaja Utara, Ketua RW: Ini Spesial Banget
CIREBON, (SGOnline).-
Anggota DPRD Kota Cirebon, H Affiati, S.Pd., didampingi suami, yang juga Bacaleg DPR RI Dapil VIII dari Partai NasDem, H Zaenal Muttaqin (HZM) menyerahkan satu unit gerobak sampah kepada warga RW 06 Simaja Utara, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Penyerahan dilakukan di Bapermas setempat, Jumat (7/9/2022).
Penyerahan yang diberikan kepada Ketua RW 06 Simaja Utara Gempar Ali Taufan didampingi Sekretaris, Moh. Jundi ini juga disaksikan warga sekitar. “Bantuan ini sesuai dengan kebutuhan dan Alhamdulillah RW 06 dapat yang terbaik. Gerobak ini berasal dari Pokir yang saya serahkan ke Dinas Lingkungan Hidup. Anggaran Pokir tersebut untuk pembuatan gerobak dan bentor dan kebetulan RW 06 Simaja Utara ini dapil saya,” kata Hj. Affiati di sela penyerahan gerobak.
Pada kesempatan itu, Hj. Affiati meminta maaf kepada semua pihak yang belum kebagian gerobak. Sebab, jumlahnya terbatas. “Banyak yang datang ke saya meminta gerobak dan bahkan dari luar dapil 3, bukan saya tidak mau memberi tapi ini terbatas. Untuk itu saya meminta maaf kepada siapapun yang tidak kebagian bantuan,” tuturnya.

Di bagian lain, Ketua RW 06 Simaja Utara, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Gempar Ali Taufan, mengaku bersyukur mendapat bantuan gerobak. Bahkan yang lebih membuatnya gembira, ternyata kualitasnya sangat bagus.
“Ini sih bisa dibilang spesial. Kualitasnya bagus dan kokoh. Bannya juga baru, tidak retak-retak. Bantuan ini sangat bermanfaat karena bisa menambah armada yang sudah ada. Kalau mau jujur idealnya tujuh unit sesuai jumlah RT. Jadi semua sampah di tiap RT dapat ditangani dengan baik,” paparnya.

Selain itu, Gempar Ali Taufan juga menjelaskan jika RW yang dipimpinnya tengah mengikuti program ‘Gerimis’ atau Gerakan Minim Sampah yang akan diluncurkan Walikota bulan depan. Semula jumlah kepala keluarga (KK) yang diikutsertakan hanya 20, namun pekan depan dipastikan menjadi 40 KK. Nanti setiap keluarga diwajibkan memilah sampah, organik dan non organik sesuai tempat sampah yang ada. RW yang dipimpinnya juga menjadi wakil Kota Cirebon sebagai percontohan yang bekerja sama dengan Pemerintah Jerman.
“Penempatan tong sampah akan diprioritaskan di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau masyarakat, seperti pinggir jalan utama. Saya berharap program tersebut berjalan sesuai harapan. Saya meminta masyarakat disiplin dalam memilah dan membuang sampah, karena persoalan ini akan terus ada selama ada aktivitas warga masih berjalan,” terangnya. (Ruddy/SGO)
