Himasta Sumedang Diharapkan Mampu Berkiprah dan Membangun Bersama Masyarakat
Cirebon, SGOnline,- Puluhan mahasiswa dan mahasiswi asal Sumedang bisa memiliki peran dan berkontribusi untuk kampusnya sendiri bahkan untuk Kota Cirebon.
Hal tersebut disampaikan M. Danny Jaelani, saat jadi pembicara dalam acara Himpunan Mahasiswa Sumedang Tandang (HIMASTA) di Pondok Pesantren Ulumudin, Jalan Sekar Kemuning, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (5/11/2022).
Danny menerangkan, tidak menutup kemungkinan bagi warga Sumedang yang berkuliah di Kota Cirebon bisa berkontribusi bersama-sama membangun Kota Cirebon.
“Tujuannya tidak lain karena kita masih satu rumpun artinya warga Jawa Barat, secara umum apa yang kita perlukan mempunyai satu gagasan inovasi kreativitas untuk membangun masyarakat Kota Cirebon,” ujarnya.
Danny juga menambahkan, kedepannya akan tetap melakukan reorganisasi dengan adanya pelatihan-pelatihan sosial, keagamaan bahkan budaya kearifan lokal.
“Cirebon adalah bagian untuk kita kembangkan dengan kultur yang ada di Sumedang, tentunya juga kita harus menyatu karena bagaimanapun nanti teman-teman mahasiswa ini akan kembali ke daerahnya dan membangun daerahnya,” tutur Dany juga yang merupakan Ketua Paguyuban Urang Sumedang di Cirebon (Payungsuci).
Lebih lanjut, Danny mengungkapkan daerah Sumedang sudah ada dasar bahwa kita pernah berkontribusi dan pernah bermanfaat di Kota Cirebon.
Harapannya, mahasiswa yang tergabung dalam HIMASTA ini agar berhati-hati dalam pergaulan, pasalnya sudah ada arahan dari Ketua Payungsuci dengan BNN kita coba komunikasi dengan lintas sektor agama juga.
“Alhamdulillah mahasiswa dari Sumedang, sudah terbiasa mereka kuliah di mana pun pasti mondoknya di pesantren, barangkali dari situlah kita bisa melakukan pencegahan masalah pergaulan remaja seperti tindak kriminalitas bahkan penyalahgunaan narkotika, serta mudah-mudahan juga bisa menjadi filter masyarakat”, terangnya
Danny menghimbau, kepada semua mahasiswa agar bisa berperan aktif di dalam lingkungan mahasiswa dan masyarakat.
“Kultur budaya adat istiadat Sumedang yang asah, asih dan asuh kita bisa terapkan di Kota Cirebon,” imbuhnya
Sementara itu di tempat yang sama, Ketua HIMASTA, Hilman Fikri Luthfi, yang baru saja di wisuda dari IAIN Syekh Nurjati, menerangkan, sudah ada 111 anggota HIMASTA dari seluruh mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di wilayah Cirebon.
Acara tersebut berlangsung dua hari tanggal 5 dan 6, yakni penerimaan anggota baru (Prabu) ke satu, dan hari kedua di Balai Desa Indrapatra, Kecamatan Ciganda Mekar, Kabupaten Kuningan
“Pemantapan saja bagi anggota baru, untuk materi kehimastaan dan tekhnik persidangan musyawarah organisasi Himasta, dalam menumbuhkan solidaritas nyiptakeun (menciptakan) generasi berkualitas,” tandasnya.
(Andi/SGO)
