2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Harapan LMA terhadap Wali Kota Cirebon 2024, Prabu Diaz : Harus Mampu Memelihara Warisan Leluhur

Cirebon, SGOnline,- Cirebon merupakan daerah yang memiliki tempat dan benda peninggalan bersejarah yang bernilai tinggi. Ada sejumlah keraton, Gua Sunyaragi, petilasan dan senjata warisan para leluhur.

Semua itu menjadi aset sangat berharga dan daya tarik bagi wisatawan untuk mengetahui sejarahnya serta ingin melihat langsung.

“Ada potensi pariwisata yang sangat luar biasa di sini. Seharusnya bisa mendatangkan banyak wisatawan lokal maupun turis luar negeri. Kuncinya dijaga, dipelihara dan dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi daya tarik. Perlu ada kolaborasi yang lebih maksimal lagi antara pihak pemerintah dan keraton. Kami sangat berharap pemimpin Cirebon ke depan merupakan sosok yang peduli dan perhatian terhadap warisan leluhur,” tandas Prabu Diaz, Panglima Laskar Macan Ali, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, banyak tempat bersejarah dan benda peninggalan leluhur yang kurang terawat. Keadaan ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan karena dapat mengakibatkan hilangnya peninggalan leluhur.

Karena itu, Laskar Macan Ali ingin Wali Kota Cirebon 2024-2029 harus figur yang serius dalam menjaga dan melestarikan warisan para pendiri Cirebon.

“Siapa pun orangnya nanti, yang penting bisa membangun kota wali ini menjadi lebih baik. Laskar Macan Ali mengajak kepada masyarakat pemilih nanti, berikan suara kepada orang yang tepat. Lihat kualitasnya dan kiprahnya di Kota Cirebon, jangan sampai salah pilih figur,” ujar Prabu Diaz.

Ia menambahkan, pariwisata termasuk sektor yang menjanjikan sebagai pendapatan asli daerah (PAD). Bali dan Yogyakarta, mampu mengelola pariwisata dengan baik.

“Cirebon kurang apa? Keraton ada, kota tua ada, pecinan ada, kampung arab ada, kuliner banyak dan sebagainya. Ini harusnya bisa menjadi andalan sektor pariwisata,” lanjut dia.

Prabu Diaz juga menginginkan Wali Kota Cirebon 2024-2029 dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk pengembangan sektor usaha kecil menengah.

“Penataan kota juga harus diperhatikan agar lebih rapih, tidak semrawut. Kami yakin ada figur yang bisa membawa Kota Cirebon menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *