Keberadaan dan Manfaat PPN Kejawanan disorot oleh Komunitas di Cirebon
CIREBON, (SGOnline).-
Agenda diskusi Reboan yang biasa dilaksanakan 2 Februari 2022 di Graha LMA Jl. Alun-alun Keraton Kasepuhan Cirebon, Laskar Agung Macan Ali Nuswantara bekerja sama dengan Forum LIngkungan HIdup dan Budaya Nuswantara akan memasukkan agenda pembahasan keberadaan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Cirebon.
Hal tersebut diungkapkan Prabu Diaz selaku penanggung jawab diskusi Reboan kepada wartawan seusai pertemuan sosialisasi fungsi BUMN yang dilakukan anggota DPR RI HE. Herman Khaerun di sebuah hotel berbintang di Cirebon.
“Ya betul kami akan masukkan materi tentang keberadaan PPN Kejawanan dalam materi diskusi Reboan yang selalu kami selenggarakan, dan kami akan mengundang pejabat terkait serta aktifis maupun komunitas yang memahami fungsi PPN dan manfaat PPN ,” ujar Prabu Diaz.
Dalam diskusi tersebut, lanjut Prabu Diaz, juga akan dibahas apakah manfaat PPN Kejawanan terhadap pemerintah daerah, masyarakat sekitar pelabuhan juga adakah manfaat bagi nelayan tradisional. Kalau hanya menguntungkan pengusaha besar saja atau hanya kapal jenis trawl saja, atau pejabat tertentu saja yang menerima manfaatnya, perlu dikaji ulang.
“Dalam diskusi tersebut juga akan dikaji bagiamana para pejabat PPN kejawanan dalam melayani pengguna jasa maupun masyarakat. Apakah arogan atau sok menerapkan aturan, tidak humanis apalagi sok berkuasa. Juga mengenai kegunaan fasilitas yang ada di PPN siapa saja yang memanfaatkan. Jangan sampai hanya dimanfaatkan oleh pejabat tertentu saja bisnis disitu. Mengenai RIP juga akan kami bahas termasuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, alam maupun kebersihan dan amdal, jangan sampai mendapatkan ISO tapi tidak sesuai kondisi yang ada,” ujar Prabu Diaz.
Rencananya dalam diskusi rebon itu pihaknya akan mengundang dari Kementerian KKP, Pemda, Forkompinda, Polri, Kejaksaan, aktivis dan elemen masyarakat termasuk perwakilan nelayan dan pengguna jasa atau lahan di PPN Kejawanan. Rencananya juga akan mengundang tim Mafia Migas menyangkut distribusi BBM untuk kapal. (Herwin/SGO)
