KAI Daop 3 Cirebon Tingkatkan Bantuan Sosial di 2024, Fokus Pembangunan Pendidikan dan Masyarakat
Cirebon, (SGOnline),-
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui program bina lingkungan, PT KAI Daop 3 Cirebon menyalurkan bantuan senilai Rp450 juta kepada tiga penerima di wilayah Cirebon dan Indramayu.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi KAI dengan masyarakat sekitar dan mendukung misi BUMN untuk membangun negeri. Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis, 31 Oktober 2024 di Kantor Daop 3 Cirebon, meliputi:
Pembangunan ruang kelas baru dua lantai di Pondok Pesantren Tahfidz Abdurrahman Basuri di Desa Sindang, Kabupaten Indramayu sebesar Rp200 juta.
Pembangunan gedung serbaguna untuk Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon sebesar Rp200 juta.
Pembangunan fasilitas ruang santri di Pondok Pesantren Al Alim di Desa Ciwaringin, Kabupaten Cirebon sebesar Rp50 juta.
Rokhmad menambahkan, sepanjang Januari hingga Oktober 2024, PT KAI Daop 3 Cirebon telah menyalurkan dana TJSL sebesar Rp618,73 juta, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp480 juta. “Peningkatan ini membuktikan keseriusan PT KAI dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rokhmad juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan di sekitar jalur kereta api. “Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama, dan kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung keselamatan perjalanan kereta,” katanya.
PT KAI berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL bagi masyarakat sekitar, sebagai bentuk sumbangsih perusahaan bagi pembangunan Indonesia. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan mendukung pembangunan bangsa,” tutup Rokhmad.
(Andi/SGO)
