2026-04-21

SGOnline

Bersinar & Informatif

Warung Peduli Inflasi Resmi Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon, (SGOnline),-
Hari ini Selasa (19/3/2024), Kota Cirebon meresmikan kehadiran warung peduli inflasi, yang disingkat dengan branding “Waduli”. Acara peresmian ini disertai oleh berbagai pihak, termasuk Dandim dan Polres, perwakilan Bank Indonesia, serta perangkat daerah dan tim terkait lainnya.

PJ Walikota H. Agus Mulyadi menyatakan bahwa kehadiran Waduli merupakan bagian dari program lokal untuk mengendalikan inflasi, khususnya menjaga daya beli masyarakat jelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Target inflasi nasional ditetapkan sebesar dua setengah persen plus minus 1%, dan diharapkan program ini dapat membantu mencapainya.

Warung peduli inflasi ini merupakan hasil kerjasama antar daerah yang melibatkan pemerintah setempat. Salah satu implementasi dari program ini adalah transparansi harga, yang dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi. Hal ini bukan hanya sekadar bersaing dengan pedagang pasar, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berperan dalam distribusi pangan di Kota Cirebon guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga. Diharapkan, dengan adanya Waduli, strategi pengendalian produksi daerah dapat terpenuhi, termasuk pasokan, harga, dan komunikasi efektif antar daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Anton, menegaskan bahwa kerjasama antar daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan. Program ini diharapkan dapat menjamin pasokan pangan dari sumber produksi dengan harga yang terjangkau. Langkah pertama yang diambil adalah kerjasama antara lima kabupaten dan kota dalam memantau harga komoditas seperti cabe, bawang, dan palawija.

Pencantuman harga di pasar juga menjadi bagian dari upaya transparansi, di mana masyarakat dapat melihat harga sebelum memutuskan untuk berbelanja. Informasi lebih lanjut terkait program Waduli akan diumumkan pada tanggal 20 besok, dengan pelaksanaan penukarannya dimulai pada tanggal 25. Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan inflasi dan ketersediaan pangan.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *