Tak Mampu Bayar Utang, Pemuda Nekat Rampok Minimarket
CIREBON, (SGOnline).-
Karena kondisi keuangan dan terlilit utang, seorang pemuda berinisal S, warga Pekalipan Kota Cirebon Jawa Barat, harus meringkuk di tahanan karena melakukan pencurian dengan kekerasan.
S melancarkan aksinya di salah satu minimarket di Jalan Sisingamangaraja Kota Cirebon saat keadaan sedang sepi. Berbekal sebilah arit, S menyandera 2 karyawan di dalam toilet dan mengancam karyawan lainnya agar menyerahkan kunci brankas. Hal ini terungkap dalam konpres yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, di Mako Polres Ciko, Senin (14/2/2022).
Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, mengatakan, tersangka S terlilit utang sebesar Rp 70 juta. Untuk melunasi utang tersebut, S nekat melakukan pencurian di minimarket. Pelaku melakukan aksi ini baru pertama kali menurut pengakuannya.
“Kronologisnya berawal dari S putar kota dengan motornya dengan sajam berupa arit sudah disiapkan di jok motornya. Kemudian S ketika sampai di TKP melihat ada minimarket yang sepi dan mau tutup. Selanjutnya dia masuk dan mengancam pegawai minimarket dengan arit agar menyerahkan sejumlah uang dan menyerahkan kunci brankas,” ungkapnya.
Lanjut AKBP Fahri Siregar, ada saat itu karyawan ada 4 orang. Kemudian ada 2 karyawan yang di suruh masuk ke kamar mandi dan di kunci dari dalam. Selanjutnya 1 karyawan di todong dan 1 karyawan di suruh buka brankas dan menyerahkan uangnya,” katanya.
“Salah satu pegawai yang disekap di toilet menelpon kawannya yang kebetulan berada di luar minimarket untuk memberitahu warga bahwa di minimarket tersebut terjadi tindakan pencurian dan perampokan. Tanpa diketahui pelaku, warga sudah berkumpul di luar dan berhasil menangkap S,” terang mantan Kasubbid Gakkum PMJ ini.
Dari tangan tersangka, kata Kapolres Ciko, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 8.100.000, 6 rokok berbagai merek, 1 bilah celurit, 1 unit sepeda motor milik pelaku yakni Honda PCX nomor polisi E 2368 DC.
“Barang bukti kami amankan. Pelaku kami kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 9 tahun,” pungkas AKBP M. Fahri Siregar.
Hadir dalam giat konpres tersebut Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ahmat Troy Aprio. S.IK. Kasat Reskrim Polres Ciko AKP Perida Apriani Sisera Panjaitan, dan para kanit reskrim. Tutup Iptu Ngatidja, Kasi humas Polres Cirebon Kota. (Ruddy/SGO)
