Sampaikan ”Pesan Saha”, Bhabin Kedung Dawa Sambangi Pelaku Usaha
CIREBON, (SGOnline).–
Sampaikan pesan kamtibmas melalui Program Petugas Giat (Empal Gentong, Jamblang, Sehati dan Pesan Saha) Bhabinkamtibmas Desa Kedung Dawa, Polsek Kedawung, Polres Cirebon Kota, Polda Jabar, Aiptu Agustinus melaksanakan pesan kamtibmas sambang silaturahmi kepada wira usaha dengan Program Pelajar Santri dan Wirausaha (Pesan Saha) Polres Ciko , dengan ajak harkamtibmas di masa PPKM level 3 Upaya Percepatan Penanganan Virus Corona ( Covid 19 ) serta monitoring ketersediaan minyak goreng di pasaran. Kali ini sambangi Sayid Pengusaha UMKM toko sembako di Desa.kedung Dawa kec Kedawung wilkum Polsek Kedawung Polres Ciko, Sabtu (26/3/2022).
Dalam monitoringnya, Bhabinkamtibmas Polsek Kedawung, Aiptu Agustinus melihat ketersediaan minyak goreng masih aman dan cukup bagi konsumen .
Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar, mengungkapkan, ciptakan situasi kondusif petugas kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas selalu terjun langsung apa yang menjadi gejolak sosial di tengah masyarakat , dengan monitoring terkait kelangkaan minyak goreng di pasaran sehingga bisa tercitanya situasi Kamtibmas.
“Selain itu juga upaya penanggulangan laju percepatan penularan virus Covid-19, peran petugas kepolisian guna memberikan imbauan kepada masyarakat dalam inovasi kreatif Pesan Saha, Polres Ciko yang merupakan pesan kamtibmas dengan silaturahmi kepada wirausaha ,” jelas perwira berpangkat dua melati ini
“Peran Bhabinkamtibmas juga untuk menyampaikan edukasi dalam pemahaman penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi dalam Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19,” tegasnya melalui Kapolsek Kedawung Kompol H Suwitno.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Ngatidja, menambahkan, melalui terobosan jaringan bhabinkamtibmas langsung (Jamblang ) berbagai informasi agar dapat di sampaikan kepada Masyarakat akan apa yang menjadi potensi sosial yang berkembang saat ini ” Hal ini juga sebagai upaya mendukung pemerintah dengan 5 M, memakai masker , menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas,” ujar Iptu Ngatidja. (Ruddy/SGO)
