2026-03-05

SGOnline

Bersinar & Informatif

Ratusan Personel Polres Cirebon Kota Disebar di Lima Vihara yang Merayakan Imlek 2577 Kongzili

CIREBON, (SGOnline).-

Polres Cirebon Kota siap mengerahkan ratusan personelnya untuk pengamanan menjelang malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Untuk hasil maksimal, jajaran Polres Cirebon Kota siaga penuh guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan aman dan kondusif.

Di Kota Cirebon lima vihara dan klenteng menjadi fokus pengamanan. Salah satu titik utama berada di Vihara Dewi Welas Asih, klenteng Tridharma yang menjadi tempat ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao. Setiap tahunnya, vihara yang berlokasi di Jalan Kantor ini dipadati jemaat yang melaksanakan sembahyang malam pergantian tahun Imlek.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menegaskan, pengamanan dimulai sejak pagi hari dan akan terus berlangsung hingga malam pergantian tahun, bahkan berlanjut hingga keesokan harinya.

“Sejak pagi hingga sore ini, dan nanti malam kami melaksanakan pengamanan kepada saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Di Cirebon ada lima titik yang menjadi fokus atensi dalam rangkaian acara Imlek,” ujarnya saat melakukan monitoring kesiapan di Vihara Dewi Welas Asih, Senin (16/2/2026).

Sebanyak 250 personel dikerahkan dan disebar di masing-masing vihara.“Pengamanan dilakukan mulai pagi, sore, malam hingga besok pagi dan malam karena masih ada rangkaian sembahyang. Anggota standby di seputaran vihara untuk memastikan situasi tetap aman,” jelasnya.

Hingga saat ini, situasi di seluruh vihara dan klenteng di Kota Cirebon terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama.

Menurutnya, Kota Cirebon sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang kental dengan nilai pluralisme. Kerukunan antarumat beragama pun terlihat nyata dalam momentum perayaan Imlek kali ini.

Menariknya, menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat lintas agama turut bahu-membahu membantu pelaksanaan perayaan Imlek. Tidak hanya umat Konghucu dan Buddha, masyarakat Muslim di Kota Cirebon juga ikut berpartisipasi sebagai bentuk solidaritas dan toleransi. (Ruddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *