Pemilu Sebagai Sarana Integrasi Bangsa Pemersatu .
Cirebon, (SGOnline),-
Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan momen penting bagi bangsa Indonesia. Selain sebagai sarana untuk menentukan pemimpin dan wakil rakyat, Pemilu juga memiliki fungsi perekat perbedaan politik di tengah masyarakat yang multikultural.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua GM FKPPI, Dani Jaelani, u̲s̲a̲i̲ m̲e̲n̲g̲i̲k̲u̲t̲i̲ D̲e̲k̲l̲a̲r̲a̲s̲i̲ P̲e̲m̲i̲l̲u̲ D̲a̲m̲a̲i̲ 2024 d̲i̲ r̲u̲a̲n̲g̲ A̲d̲i̲p̲u̲r̲a̲ K̲e̲n̲c̲a̲n̲a̲ b̲a̲l̲a̲i̲ K̲o̲t̲a̲ C̲i̲r̲e̲b̲o̲n̲,̲ S̲e̲n̲i̲n̲ (̲6/11/̲2023)̲.̲
̲D̲a̲n̲i̲ menekankan bahwa semangat pemilu harus dapat menyatukan masyarakat, menghargai, dan menghormati pilihan politik yang berbeda-beda.
“Pemilu diharapkan tidak lagi mempolarisasi masyarakat yang dapat menyebabkan perpecahan bahkan disintegrasi bangsa,” ujarnya.
Untuk meminimalisir pembelahan masyarakat, Dani Jaelani menekankan, pentingnya menanamkan pola pikir bahwa pemilu sejatinya hanya ajang kontestasi dari siapa yang terbaik. Dalam hal ini, perlu dihindari konflik ekstrem yang dapat mencederai semangat persatuan dan persatuan NKRI.Dalam konteks masyarakat yang multikultural, Pemilu dapat menjadi sarana integrasi bangsa pemersatu.
“Oleh karena itu, mari kita jadikan Pemilu sebagai momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghargai perbedaan politik yang ada. Dengan demikian, Pemilu dapat berfungsi sebagai perekat perbedaan politik di tengah masyarakat yang multikultural,” tandasnya.
(Andi/SGO)
