Merpati Putih Terbang di Cirebon, Simbol Perdamaian Menuju Pilkada Damai 2024
Kabupaten, (SGOnline),–
Kabupaten Cirebon menggelar rapat pleno terbuka untuk pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Rapat pleno tersebut berlangsung di Kantor KPU Kabupaten Cirebon pada Senin, 23 September 2024. Suasana rapat yang khidmat namun penuh antusiasme ini menandai awal dari rangkaian panjang pesta demokrasi di wilayah Cirebon.
Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati resmi hadir dalam rapat pleno tersebut, yaitu pasangan Drs. H. Imron, M.Ag dan H. Agus Kurniawan Budiman; pasangan Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, dan Dr. Solichin, SH, M.Kn; pasangan Mohamad Luthfi, ST, M.Si, dan Dia Ramayana S.Thi, MM; serta pasangan Drs. Rahmat Hidayat dan Imam Saputra, S.Ik, M.Si. Selain dihadiri para paslon dan perwakilan pendukungnya, acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, yang semakin mengukuhkan pentingnya momen ini.
Dipimpin oleh Ketua KPU Cirebon, Esya Karnia Puspawati, rapat pleno berlangsung sesuai dengan prosedur yang diatur dalam Surat Edaran KPU RI Nomor 2045/PL.02.2SD/06/2024. Esya bersama anggota KPU lainnya, yakni Apendi, Masyhuri Abdul Wahid, Khairil Ridwan, dan Ujang Kusuma Atmawijaya, memimpin proses pengundian dengan profesional dan cermat.
Proses pengundian nomor urut pasangan calon dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diawali dengan pengundian nomor antrean yang dilakukan oleh para calon wakil bupati. Dari hasil pengundian tersebut, Dia Ramayana S.Thi, MM mendapatkan nomor antrean terkecil, diikuti oleh H. Agus Kurniawan Budiman, Dr. Solichin, SH, M.Kn, dan Imam Saputra, S.Ik, M.Si. Tahap kedua adalah pengundian nomor urut pasangan calon, di mana nomor 1 jatuh pada pasangan Drs. Rahmat Hidayat dan Imam Saputra, nomor 2 diraih oleh pasangan Drs. H Imron, M.Ag dan H. Agus Kurniawan Budiman, nomor 3 didapat oleh pasangan Hj. Wahyu Tjiptaningsih dan Dr. Solichin, sementara pasangan Mohamad Luthfi dan Dia Ramayana mendapatkan nomor urut 4. Hasil ini kemudian ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1868 Tahun 2024.
Setelah proses pengundian selesai, acara dilanjutkan dengan Deklarasi Kampanye Damai. Para pasangan calon, beserta perwakilan partai politik pengusung, relawan, serta pendukung masing-masing, bersama-sama mengikrarkan janji untuk melaksanakan kampanye dengan damai dan bermartabat. Deklarasi ini terdiri dari tiga poin utama yang merujuk pada Surat Dinas KPU RI Nomor 2099 Tahun 2024. Poin pertama berisi janji untuk mewujudkan pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Poin kedua berisi janji untuk melaksanakan kampanye yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoaks, politisasi SARA, dan tanpa politik uang. Sementara poin ketiga menegaskan komitmen untuk melaksanakan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Acara deklarasi ini ditutup dengan simbol perdamaian berupa pelepasan 27 ekor burung merpati putih oleh para pasangan calon dan seluruh peserta deklarasi. Angka 27 sendiri dipilih sebagai pengingat akan tanggal pemungutan suara yang jatuh pada 27 November 2024. Dengan penuh harapan, burung-burung merpati melayang bebas di langit Cirebon, menandakan dimulainya masa kampanye yang diharapkan berjalan dengan damai dan tertib.
Semua rangkaian acara berjalan lancar, mengundang antusiasme dan optimisme dari masyarakat, bahwa Pilkada 2024 di Kabupaten Cirebon akan berlangsung dengan jujur, adil, dan penuh kedamaian.
(Andi/SGO)
