Cegah Pencemaran di Pelabuhan, Ini yang Dilakukan KSOP
Cirebon, (SGOnline),-
KSOP kelas II Cirebon menggelar sosialisasi mengenai pentingnya pencegahan pencemaran di perairan dan pelabuhan, terutama dari resiko ancaman tumpahan minyak di laut dan lainnya yang digelar salah satu hotel Cirebon.
Pencemaran di perairan dan pelabuhan menjadi hal yang patut dicegah bersama khususnya unsur yang berkaitan dengan maritim, sehingga dalam upaya meningkatkan pemahamannya.
Ketua Panitia acara sosialisasi, Dany Djaelani mengatakan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, perlu mensosialisasikan pencemaran di perairan dan pelabuhan Cirebon.
“Dalam mencakup pentingnya permasalahan tersebut, juga melibatkan instansi pemerintah, BUMN serta penyedia dan pengguna jasa di wilayah kerja Pelabuhan Cirebon,” ujarnya
Dany juga menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan unsur maritim Pelabuhan Cirebon dalam penanggulangan pencemaran dan perlindungan lingkungan maritim, khususnya dari ancaman tumpahan minyak di laut.
“Sosialisasi ini dilakukan sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 58 Tahun 2013 tentang penanggulangan Pencemaran di Perairan dan Pelabuhan sebagaimana telah di rubah dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 39 Tahun 2021 tanggal 7 Juni 2021,” jelasnya.
Masih kata Dany Djaelani, unit kegiatan lainnya antara lain pengelola unit pengeboran minyak dan fasilitas penampungan minyak di perairan.
“Pencemaran masuk dan dimasukannya minyak dan atau bahan lain kedalam perairan dan pelabuhan sehingga melampaui baku mutu yang ditetapkan kerusakan lingkungan,” terangnya.
Berkaitan dengan kegiatan sosialisasi ini, Dany lebih lanjut menyampaikan, pihaknya menghadirkan narasumber sebagai pembicara utama yaitu dari Perusahaan Jasa Maritim PT Pertamina Trans Kontonental dan Peralatan Penanggulangan Tumpahan Minyak (PPTM) PT Silockbarl Indonesia.
“Diharapkan melalui sosialisasi ini dapat mencegah hal yang berpotensi mencemari laut, terutama resiko dari ancaman tumpahan minyak di laut dan lainnya,” tandasnya.
(Andi/SGO)
