Calon Wali Kota Cirebon Dani Mardani – Fitria Pamungkaswati Paparkan Rencana 1.000 Tahfidz Quran dan Pembangunan RW
Cirebon, (SGOnline),-
Pasangan Calon Wali Kota Cirebon dan Wakil Wali Kota Cirebon, Dani Mardani – Fitria Pamungkaswati melakukan silaturahmi ke jajaran Redaksi Radar Grup pada Kamis (19/9/2024).
Kunjungan diawali ke Kantor Rakyat Cirebon (Rakyat) dan diterima pimpinan Rakcer, Sugianto beserta jajarannya. Rakcer merupakan perusahan yang ada dalam Radar Grup.
Dalam kunjungannya, Dani-Fitria menyampaikan salam silaturahmi kepada jajaran Rakcer. Bagi Dani-Fitria, Rakcer sudah cukup lama bersinergi saat mereka menjadi anggota DPRD Kota Cirebon maupun dalam kapasitas sebagai ketua DPD PAN dan ketua DPC PDI Perjuangan.
“Rakcer adalah sahabat kami, yang sudah bersinergi cukup lama. Kami ucapkan terima kasih kepada Rakcer yang telah memberitakan kegiatan-kegiatan Dani-Fitria,” ujar calon Wali Kota Cirebon yang diusung PAN dan PDI Perjuangan ini.
Usai dari kantor Rakcer, kunjungan dilanjutkan ke Radar Cirebon. Kedatangan Dani-Fitria diterima para pimpinan Radar cetak, online maupun RCTV. Ada Yuda Sanjaya, Imam Buchori, Rusdi Polpoke dan Iman Sudaman.
Tampak hadir pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Edi Suripno serta tim dari Dani-Fitria.
“Bagaimanapun, Radar Grup sudah banyak membesarkan kami lewat pemberitaan-pemberitaan. Kami Dani-Fitria wajib datang ke Radar Grup seraya meminta terus dibangun sinergitas yang lebih baik lagi. Kami siap menjalin kerja sama lebih nyata untuk kemajuan Kota Cirebon,” tandas Dani.
Dalam kesempatan itu, Dani menyampaikan program-program yang akan dilakukan saat diberi amanah menjadi Wali Kota Cirebon dan Wakil Wali Kota Cirebon. Program itu mengusung tagline Kota Cirebon “Remaja” yakni religius, maju dan sejahtera.
Program-program itu yakni meningkatkan perhatian pada sektor keagamaan, termasuk bantuan tempat ibadah untuk semua agama.
“Perhatian untuk semua tempat ibadah semua agama, baik Islam, Kristen, Hindu, Budha dan lainnya. Kami juga ingin ada program melahirkan 1.000 tahfidz Quran selama 5 tahun,” jelasnya.
Ada pula program peningkatan dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, seni budaya serta infrastruktur. Selain itu, program pembangunan berbasis RW dengan nilai Rp 200 juta/RW.
(Andi/SGO)
