Bhabin Kejaksan Polres Ciko Semangati Anak-anak di Vaksinasi Dosis 2
CIREBON, (SGOnline).-
Sebagai upaya memberikan semangat kepada anak-anak, juga sebagai hiburan atau mengalihkan perhatian bagi anak-anak dalam melaksanakan vaksinasim Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan, Polsek Utbar, Polres Cirebon Kota, Polda Jabar, Bripka Pendy Tristiyanto dengan menggandeng boneka robot-robotan tampil menghibur dan memberikan semangat kepada anak-anak dalam vaksinasi serentak di SD BPK Penabur Jalan Kromong No. 1 Kota Cirebon, Kamis (17/2/2022).
Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, menyampaikan, menyikapi kondisi saat ini dengan adanya penyebaran Covid-19 dengan jenis varian baru Omicron, Polres Cirebon Kota mendukung program pemerintah
“Semakin gencar melaksanakan vaksinasi massal dan serentak seluruh Indonesia. Seperti halnya hari ini melaksanakan vaksinasi serentak bagi anak-anak usia 6-11 tahun dan masyarakat lansia dosis ke 2 dan juga vaksinasi Booster dosis ke 3 bagi masyarakat yang sudah vaksin dosis 2 jangka waktu 6 bulan,” jelas alumni Akpol 2002 ini.
Lanjut AKBP Fahri Siregar, Polri maksimalkan vaksinasi serentak ini baik dosis 2 maupun bosster. “Perhatian kami pada anak-anak untuk vaksin dosis 2, kita berikan hiburan berupa badut/boneka lucu-lucu dan yang sedang trend saat ini. Supaya anak-anak merasa terhibur dan tidak takut untuk divaksin,” ungkapnya melalui Kapolsek Utbar AKP Didi Wahyudi S.
Ditambahkan Kasi Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Ngatidja, Bhabinkmtibmas Kejaksan monitoring pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Mendampingi anak-anak yang di vaksin serta menghibur dengan robot turut mendampingi. Seperti diketahui giat ini juga melayani bagi warga masyarakat yang akan vaksin dosis ke 2 dan booster dosis ke 3. Adapun jenis vaksin dosis 2 adalah Sinovac dan jenis vaksin booster adalah astrajenika.
“Dalam pelaksanaannya secara ketat menerapkan Protokol kesehatan. Serta dihimbau kepada warga masyarakat untuk menerapkan 5 M yaitu Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan,” jelas Iptu Ngatidja. (Ruddy/SGO)
