AHY Bakar Semangat Kader dan Simpatisan Demokrat di Cirebon
CIREBON SGOnline, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melaksanakan kegiatan safari politik di Cirebon. Dalam kunjungan ke Cirebon AHY ditemani oleh istrinya, Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono,Senin (8/1/2024).
AHY mengatakan, Cirebon menjadi lokasi pertama kampanye di tahun 2024.
“Saya merasa bahagia karena selalu disambut dengan ramah dengan hangat oleh seluruh kader Demokrat, terutama masyarakat Cirebon. Terima kasih atas kesetiaannya,” tuturnya.
Hal itu dikemukakan Putra sulung presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, saat kampanye di Cirebon
Hadir juga Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (BPOKK-DPP) Partai Demokrat Herman Khaeron, yang juga merupakan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI nomor urut 1 Dapil Jawa Barat 8, Ketua Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Hj. Ratnawati juga calon anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sebagai tuan rumah, Herman Khaeron menyampaikan rasa bangganya, Cirebon menjadi kota pertama yang dikunjungi Ketum AHY untuk melakukan kampanye terbatas.
“Tentu kami bangga. Kehadiran Ketua Umum AHY dan Mba Annisa dalam kampanye perdana di Cirebon tentu akan menjadi penyemangat dan spirit memenangkan Partai Demokrat bagi seluruh kader. Bukan saja untuk kader di Cirebon, bukan hanya untuk kader di Jawa Barat, tetapi untuk kader di seluruh Indonesia dalam kontestasi Pemilu 2024,” kata Herman.
Sementara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, kedatangannya khusus untuk apa yang partai demokrat perjuangkan, tentunya menyongsong Pemilu 2024. Waktunya tidak lama lagi, 14 Februari 2024. Demokrat juga ingin semakin kuat di parlemen. Baik di DPR RI, DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon.
“Semoga semakin banyak kader Partai Demokrat yang menjadi anggota dewan. Sehingga semakin banyak aspirasi yang bisa diperjuangkan,” ujarnya.
Kepada para kader Partai Demokrat, AHY menyampaikan pernyataan sikap partai. Bahwa segala sesuatu yang sudah baik, harus dilanjutkan. Sebab, itulah semangat dari keberlanjutan. “Yang sudah baik dan sudah dicapai pemerintahan hari ini dan sebelumnya, lanjutkan. Kita juga jujur dan terbuka ada cukup banyak hal yang belum cukup baik, sehingga harus diperbaiki bersama-sama,” ungkapnya. (Herwin/SGO)
