2026-05-14

SGOnline

Bersinar & Informatif

Tradisi Cuci Piring Panjang Sarat Makna, Lantunan Shalawat Menggema di Keraton Kacirebonan

CIREBON, (SGOnline).-

Keraton Kacirebonan menggelar sebuah acara istimewa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang tak terlupakan. Menjelang puncak acara Panjang Jimat, sebuah prosesi tradisi unik, yaitu “Cuci Piring Panjang,” diadakan pada pagi Kamis (28/9/2023) yang cerah.

Tahun ini, pada tahun 2023 atau tahun 1445 Hijriyah, pelaksanaan Cuci Piring Panjang dipimpin langsung oleh Sultan Kacirebonan IX, Pangeran Raja Abdulgani Natadiningrat.,S.E., yang didampingi oleh Permaisuri dan seluruh anggota keluarga keraton.

Puluhan piring jimat yang selama ini tersimpan di dalam Kamar Jimat keraton dikeluarkan satu per satu dengan penuh kehormatan. Piring pertama diusung oleh Putra Mahkota Kesultanan Kacirebonan, Elang Raja Kusuma Natadiningrat, sementara piring kedua dibawa oleh Elang Nezar. Mereka semua diikuti oleh seluruh anggota keluarga keraton, sembari menyertai prosesi dengan lantunan Sholawat Nabi Muhammad SAW dan langgam Masjid Agung Sang Ciptarasa yang memukau.

Sultan Kacirebonan IX, Pangeran Raja Abdulgani Natadiningrat, menjelaskan bahwa dalam prosesi cuci piring panjang ini, terdapat tujuh piring yang diritualkan dengan cermat, menggunakan air yang telah didoakan sebelumnya. Tujuh piring ini memiliki makna dan simbol yang mendalam bagi Keraton Kacirebonan:

Dua piring jimat yang bermotif kaligrafi, melambangkan Syahadat Tauhid dan Syahadat Rasul. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *