2026-06-04

SGOnline

Bersinar & Informatif

DPRD Kab. Cirebon Masih Soroti Rendahnya Serapan Anggaran di OPD

Kabupaten, SGOnline,– DPRD Kabupaten Cirebon meminta kepada pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Cirebon, H. Imron, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Pendapatan dari sektor pajak, tentu menjadi target utama dalam meningkatkan PAD.

Dewan juga menyoroti rendahnya serapan anggaran APBD tahun 2022 yang terjadi dihampir semua organisasi perangkat daerah (OPD)

“Harus jelas alasannya kenapa itu bisa terjadi. Jangan sampai anggarannya besar tapi tidak diserap. Kalau alasannya tidak jelas, kita evaluasi ke depannya. Tahun depan tidak perlu dikasih besar, lebih baik untuk OPD yang lebih membutuhkan,” tandas Rudiana, Wakil Ketu bisaa DPRD Kabupaten Cirebon.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Paripurna Persetujuan DPRD terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 di gedung dewan setempat pada Jumat (22/7/2022).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana. Bupati Cirebon, H. Imron, hadir bersama jajarannya di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon.

“Saat pembahasan APBD perubahan nanti ditanyakan tentang SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan-Red). Kenapa hanya terserap sekian persen dan apa kendalanya? Apa karena teknisnya belum atau bagaimana? Atau, kepala dinasnya terlalu hati-hati sehingga tidak bisa menyerap semua anggaran,” tegas Rudiana.

Hal itu, lanjut dia, akan menjadi catatan manakala mengusulkan kembali dengan anggaran yang tinggi. Padahal, nyatanya di APBD murni tidak maksimal serapannya.

“Lebih baik dikurangi anggaran dan dialihkan ke OPD yang serapan anggarannya tinggi atau lebih membutuhkan nanti di perubahan 2022 maupun anggaran murni 2023. Kemarin baru hantaran KUA PPAS 2022, KUA PPAS perubahannya belum. Saat pembahasan kita lihat catatan-catatan kemarin hasil LKPJ 2021 untuk menjadi bahan pembahasan perubahan 2022 atau murni 2023,” jelasnya.

Diungkapkan Rudiana, alasan OPD yang tidak besar serapan anggaran karena waktunya mepet sehingga pelaksanaan tidak siap.

Terkait dorongan dari fraksi-fraksi di DPRD agar Pemkab Cirebon meningkatan PAD, Bupati Imron mengakui, memang harus ditingkatkan. Pada 2021 lalu, masih ada pandemi Covid-19. Tahun ini, kasus Covid-29 yang landai diharapkan PAD bisa meningkat.

“Mudah-mudahan pandemi selesai dan kami bisa meningkatkan PAD. Khusus pajak parkir, ke depan memang harus lebih meningkat,” ujarnya. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *