KA Gajayana Alami Keterlambatan 172 Menit Akibat Tabrakan dengan Minibus, Sopir Masih Buron
Cirebon, (SGOnline),-
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon memohon maaf atas terganggunya perjalanan kereta api akibat insiden yang melibatkan KA Gajayana relasi Gambir-Malang dengan sebuah kendaraan minibus di lintas Stasiun Terisi – Stasiun Telagasari, Kamis malam (3/10) pukul 20.55 WIB.
Kejadian ini terjadi di eks perlintasan sebidang JPL 127A pada Km 163+7/8, yang sudah ditutup untuk akses kendaraan. Namun, sebuah minibus berpelat E 1011 AJ menerobos masuk melalui perlintasan yang sudah ditutup, yang berujung pada kecelakaan dengan KA Gajayana. Pengemudi dan dua penumpang mobil melarikan diri, meninggalkan kendaraan di lokasi yang tidak dapat bergerak, sehingga terjadi tabrakan.
Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, menjelaskan bahwa akibat dari kejadian ini, lokomotif KA Gajayana mengalami kerusakan. Lokomotif pengganti dikerahkan dari Stasiun Arjawinangun ke Stasiun Telagasari dan tiba pukul 22.12 WIB untuk mencegah keterlambatan lebih lanjut.
“Insiden ini menyebabkan beberapa perjalanan KA mengalami keterlambatan,” ungkap Rokhmad. Di antara kereta yang terdampak adalah:
KA Senja Utama Yogyakarta (61 menit)
KA Sembrani (61 menit)
KA Majapahit (61 menit)
KA Argo Cheribon (77 menit)
KA Argo Bromo Anggrek (57 menit)
KA Argo Lawu (57 menit)
KA Pandalungan (47 menit)
KA Gajayana (172 menit)
Rokhmad menambahkan bahwa pihak KAI sangat menyayangkan insiden ini dan menegaskan akan menempuh proses hukum terhadap pelaku pelanggaran di perlintasan sebidang tersebut. “Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan ini dan berharap masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang,” ujarnya.
KAI juga mengingatkan agar pengguna jalan mematuhi aturan perlintasan, karena pelanggaran bisa berakibat fatal dan merupakan pelanggaran hukum yang diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Tidak ada korban luka dari penumpang maupun petugas KA, namun pengemudi minibus dan dua penumpangnya masih dalam pencarian untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
(Andi/SGO)
