2026-05-07

SGOnline

Bersinar & Informatif

Petugas Gabungan Kecamatan Kejaksan, Monitoring ke Sejumlah Cafe dan Tempat Keramaian.

Cirebon, SGOnline,- Guna menekan laju penyebaran covid-19 dan omicron, jajaran Kecamatan Kejaksan melakukan monitoring ke sejumlah tempat keramaian yang biasa dikunjungi masyarakat.

Monitoring dipantau langsung Camat Kejaksan, Uyung Heru Utomo dan Kapolsek Utara Barat, AKP Didi Wahyudi serta jajaran Koramil Kejaksan turun langsung memberikan himbauan ke sejumlah dan cafe yang masih beraktivitas hingga malam hari.

Usai menggelar apel, petugas gabungan bergerak menuju Jln. Diponegoro, Camat Kejaksan serta Kapolsek Utbar langsung memberikan imbauan ke pemilk rumah makan, kedai kopi yang masih buka serta memberikan edukasi ke para pengunjung.

Selanjutnya petugas gabungan bergerak di sepanjang Jl. Wahidin, dan mendatangi dua tempat yang masih ramai pengunjung.

Camat Kejaksan, Uyung Heru Utomo mengatakan ke sejumlah awak media, monitoring malam ini bertujuan mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi prosedur kesehatan bagi para pelaku usaha yang jam bukanya dari siang hari tutup pukul 21.00 Wib dengan kapasitas pengunjung 60 persen.

“Malam ini, Sabtu (12/2/2022), kami hanya melakukan sosialisasi dan edukasi ke sejumlah pemilik cafe, pedagang kaki lima (PKL) dan restoran,” ungkapnya

Sementara itu, Kapolsek Utara Barat (Utbar) AKP Didi Wahyudi, menegaskan, Satgas PPKM Kecamatan Kejaksan gabungan dari kecamatan, koramil dan polsek melakukan himbauan secara persuasif bagi para pengunjung baik di mall, cafe dan warung-warung bahwa Kota Cirebon ini ada di level 3.

“Konsekuensinya yaitu adanya pembatasan pergerakan masyarakat baik itu jumlah pengunjung dan lamanya pengunjung. Kita belum mengarah kepada penegakan hukumnya, kita masih persuasif dulu, kalau masih ada yang membandel setelah diberikan arahan tapi masih ada pelanggaran mungkin nanti ada penegakan hukum”, tukasnya.

AKP Didi menambahkan, dari pantauan di sejumlah titik biasanya padat dan ramai.

“Saat ini mulai berkurang, nanti kita patroli di sejumlah titik yang biasanya ramai dengan harapan agar masyarakat paham betul tentang status level di Kota Cirebon. Kalau sudah level 3 tentunya ada konsekuensi yang harus dipatuhi, jadi saya mohon kerjasama semua lapisan masyarakat agar bersama bisa mengendalikan penyebaran covid dan aktivitas normal lagi”, harapnya.

Pantauan terakhir sambil melintasi Jl. Kartini, Tentara Pelajar, Sukalila, Samadikun, Moh. Toha dan berakhir di salah satu cafe dekat Stasiun KA Kejaksan dan kedatangan tim para pengunjung membubarkan diri.

Lurah Kesenden Ruliyanto yang juga ikut monitoring memberikan apresiasi pada camat, kapolsek serta koramil yang sudah memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengunjung keramaian.

“Kami selalu memberikan pendekatan persuasif mengenai level 3 ini, baik ke pemilik cafe yang ada di wilayah Kelurahan Kesenden maupun kepada para pengunjungnya. Dan ini berdampak tidak begitu ramai setelah mereka tahu akibat dari penyebaran covid ini,” tandasnya. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *