2026-04-29

SGOnline

Bersinar & Informatif

Walikota Cirebon Cek Harga Pangan hingga Takaran BBM di SPBU Jelang Lebaran

CIREBON, (SGOnline).-

Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau langsung ketersediaan dan distribusi bahan pokok serta komoditas penting lainnya menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (5/3/2026). Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bank Indonesia, Bulog, serta kepala perangkat daerah terkait, rombongan mendatangi sejumlah titik strategis. Kunjungan diawali di Pasar Jagasatru untuk memantau harga kebutuhan pokok, dilanjutkan pengecekan kualitas dan takaran bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Bypass, serta meninjau aktivitas di pusat perbelanjaan Yogya Junction.

Di Pasar Jagasatru, Effendi Edo berdialog langsung dengan para pedagang guna mengetahui perkembangan harga di tingkat pasar. Ia menyebutkan, beberapa komoditas mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir, terutama cabai dan telur, yang dipicu kendala pasokan dari daerah asal.

“Dari hasil pantauan di Pasar Jagasatru, memang ada kenaikan pada komoditas sayuran seperti cabai karena pasokan dari daerah sumber agak terbatas. Selain itu telur puyuh juga mengalami kenaikan dan stoknya di pasar saat ini tidak terlalu banyak,” kata Effendi Edo.

Meski demikian, ia memastikan secara umum ketersediaan pangan di Kota Cirebon masih dalam kondisi aman. Stok beras dan daging ayam disebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Salah seorang pedagang di Pasar Jagasatru, Jejen, mengungkapkan harga cabai rawit merah naik dalam dua hari terakhir. Harga komoditas tersebut kini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp80 ribu.

“Pembeli ada yang mengeluh karena harganya naik, tapi tetap beli karena memang kebutuhan. Biasanya mereka hanya mengurangi jumlah yang dibeli,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Cirebon menyiapkan program Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama kepolisian, Bank Indonesia, dan Bulog hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran.

Selain memantau ketersediaan bahan pokok, rombongan juga meninjau salah satu SPBU di Jalan Bypass guna memastikan kesiapan layanan BBM bagi pemudik. Di lokasi tersebut dilakukan uji tera pompa BBM untuk memastikan takaran sesuai standar.

Effendi Edo mengatakan hasil uji petik terhadap Pertalite dan Pertamax menunjukkan takaran masih berada di bawah ambang batas toleransi.

“Hasil pengujian menunjukkan selisihnya masih jauh di bawah batas toleransi, sekitar 30 hingga 50 mililiter. Artinya seluruh pompa sudah sesuai standar dan aman digunakan,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah daerah akan terus memantau ketersediaan pangan dan energi menjelang Lebaran agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi berjalan lancar. (SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *