Kabel Milik 18 Operator Telekomunikasi Dirapikan, Walikota: Idealnya Ditanam di Dalam Tanah Namun Butuh Persiapan Matang
CIREBON, (SGOnline).-
Walikota Cirebon, Effendi Edo memimpin penataan belasan kabel yang melintang di depan Kantor Perumda PDAM Tirta Giri Nata di Jalan Tuparev. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Dirut PDAM Sofyan Satari, Kadis Perhubungan Andi Armawan, Kepala DKIS Ma’ruf Nuryasa, Kadis DKUKMPP Iing Daiman dan Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan, Wandi Sofyan.
“Penataan ini tujuannya agar kabel-kabel yang di antaranya jaringan optik tidak semrawut, sehingga mengganggu estetika. Pekerjaan ini dilakukan setiap hari Kamis dengan jarak penataan 1 hingga 1,5 kilometer. Upaya ini sebelumnya sudah dilakukan di Bandung dan Bogor,” kata Walikota kepada awak media di sela kegiatan, Kamis (19/2/2026).
Dijelaskannya, perapian kabel ini dilaksanakan setelah dirinya melakukan dua kali rapat koordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) Jabar. Meski demikian, Walikota berkeinginan agar semua kabel bisa ditanam di dalam tanah agar estetika kota dapat terjaga.
“Idealnya memang di bawah tanah, tapi yang harus disiapkan terlebih dahulu adalah infrastrukturnya. Sebab menanam kabel dalam tanah tidak bisa sembarang. InsyaAllah ke depan kita akan upayakan agar semua kabel bisa ditanam,” kata Effendi Edo.
Sementara itu, informasi yang diperoleh, penataan kabel kali ini sepanjang 1,3 kilometer yang membentang dari depan PDAM hingga Alun-alun Kejaksan. Perapian dilakukan dua regu yang terdiri dari instansi terkait, operator dan Apjatel. Perapian akan terus dilakukan hingga semua kabel tertata dengan panjang area 15 kilometer milik 18 operator telekomunikasi.
Penataan dibantu dengan menggunakan alat craine untuk memudahkan pekerjaan. Bahkan Walikota Cirebon sempat menaiki craine dan merapikan bentangan kabel depan kantor PDAM. (Ruddy)
