Ketua Umum GPAN Usulkan Masalah Narkoba Jadi Bahasan Debat Capres-Cawapres
JAKARTA, (SGOnline).-
Ketua Umum GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba) Brigjen Pol (Purn) Drs Siswandi menyampaikan pesan kepada Capres dan Cawapres pada Pemilu 2024 yang akan datang, yakni masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang membuat pelemahan karakter individu, yang berujung melemahnya ketahanan masyarakat sebagai awal kehancuran suatu bangsa.
Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang satu tersebut berharap agar masalah narkoba dijadikan bahan visi dan misi, termasuk di dalam debat kandidat Capres dan Cawapres. “Menghadapi kondisi seperti sekarang ini, pemerintah Indonesia seharusnya terus meningkatkan dan mengembangkan sistem penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang komprehensif,” ujar Siswandi saat mengikuti podcast yang diselenggarakan Elshinta, Rabu (6/12/2023).
Menurut Siswandi, narkoba ini sudah merusak masa depan generasi penerus bangsa. Bahkan Ia mengetahui betul tentang mengatasi pemberantasan maupun pencegahan Narkoba yang sudah begitu dahsyat. Dirinya begitu konsistan terhadap pemberantasan Narkoba sejak dirinya menjadi salah satu petinggi di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Bahkan Ia sudah beberapa kali menangkap para bandar dan sindikat barkoba di Indonesia dan hasil tangkapannya tak sedikit yang dieksekusi mati. Siswandi menaruh harapan besar kepada Presiden Joko Widodo, agar terus memberantas Narkoba ini. Sebab menurutnya, Presiden Joko Widodo masih memiliki waktu dan kesempatan untuk sama-sama memerangi Narkoba yang sudah begitu parah di Indonesia
Siswandi juga mengatakan di era Presiden SBY selama dua periode menjabat presiden, sempat mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah melawan penjahat, apalagi sindikat Narkoba. “Bahkan Presiden Joko Widodo pernah mengatakan, saat ini Indonesia mengalami bencana narkoba dan saat ini dirinya selaku Ketua GPAN berpendapat saat ini Indonesia bencana narkoba.
“Untuk itu, saya sangat berharap, memerangi narkoba ini juga masuk sebagai bahan debat kandidat para Capres dan Cawapres nanti,” pungkasnya. (Ruddy/SGO)
