Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon Luncurkan Layanan Deteksi Kanker Serviks dengan Metode PCR-HPV DNA
Cirebon, (SGOnline), – Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon (RSPC) telah meluncurkan layanan pemeriksaan deteksi kanker serviks yang menghadirkan terobosan dengan metode PCR-HPV DNA. Salah satu fitur unik dari pemeriksaan ini adalah penggunaan sampel urin, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan khususnya bagi perempuan.
Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herawati, merespons dengan antusias peluncuran program ini. Ia menyambut baik inisiatif RSPC dalam menyediakan layanan pemeriksaan kanker serviks yang dianggap sebagai langkah maju dalam dunia kedokteran.
“Kegiatan hari ini adalah bentuk kemajuan dari kedokteran. Saya melihat banyak hal yang tentunya harus kita syukuri. Dengan pendekatan yang lebih mudah dan nyaman, semoga program ini bisa membantu mengurangi persoalan-persoalan yang dihadapi perempuan terutama terkait kanker serviks. Semoga terobosan ini diterima dengan baik dan memberikan manfaat untuk kita semua,” tutur Hj. Eti Herawati, Rabu (3/11/2023).
Direktur RSPC, dr. Hj. Nurjati Jamil, menjelaskan bahwa metode pemeriksaan dan deteksi kanker serviks yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Hasil pemeriksaan ini dapat diterima dalam waktu kurang dari satu hari.
“Perempuan kini dapat dengan nyaman melakukan pemeriksaan kanker serviks secara dini. Metode ini memiliki tingkat akurasi yang setara dengan pemeriksaan konvensional. Hasil pemeriksaan dapat segera diterima pada hari yang sama, dengan kisaran harga antara 450 ribu hingga 3 juta rupiah, termasuk vaksinasi sebanyak tiga Kali,” ungkap dr. Hj. Nurjati Jamil.
Menurut sumber dari laman Alodok, kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel di leher rahim. Kanker ini umumnya berkembang secara perlahan dan gejalanya muncul ketika sudah mencapai stadium yang lebih parah. Oleh karena itu, deteksi kanker serviks secara dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
Leher rahim (serviks) merupakan bagian dari rahim yang terhubung dengan vagina. Selain berperan dalam keluarnya lendir yang membantu pergerakan sperma dari vagina ke rahim selama hubungan seksual, leher rahim juga berfungsi melindungi rahim dari bakteri dan benda asing dari luar.
(Andi/SGO)
