2026-04-18

SGOnline

Bersinar & Informatif

Agenda Pementasan Seni Budaya Tradisional Dibatalkan, Ini Penjelasan Panglima Macan Ali

CIREBON, (SGOnline).-

Panglima Laskar Agung Macan Ali Prabu Diaz menjelaskan perihal dibatalkannya kegiatan Pementasan Seni Budaya Tradisional dan bazar UMKM. Kegiatan tersebuat akan diadakan di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat.

Pembatalan kegiatan tersebut Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara Prabu Diaz mengaku, dibatalkannya kegiatan pentas seni budaya dan UMKM atas keputusan pertimbangan bersama dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun.

“Kami mempertimbangkan adanya surat dari Badan Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon. Setelah mengadakan rapat dengan petinggi Laskar Macan Ali dan pihak Polres Cirebon Kota kami memutuskan untuk membatalkan acara tersebut,” katanya, Kamis (8/12/2022).

Ia menyatakan, pembatalan tersebut tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Pementasan seni budaya akan dijadwal ulang pada tahun 2023 mendatang.

“Kami tegaskan tidak ada tekanan dari pihak mana pun, ini demi kondusifitas di Kota Cirebon. Kegiatan pentas seni budaya akan kami jadwal ulang di tahun depan,” terangnya.

Sebagai bagian dari tatanan Kesultanan Cirebon, pihaknya tunduk dan patuh terhadap keputusan Badan Pengelola Keraton Kasepuhan yang dipimpin oleh Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat.

“Kami memiliki tanggung jawab yang sama terhadap pelestarian budaya, namun keamanan wilayah juga menjadi pertimbangan kami dalam mengadakan kegiatan yang melibatkan orang banyak. Kami patuh terhadap keputusan Badan Pengelola Keraton Kasepuhan,” tandasnya.

Terkait surat yang dikirim oleh Raharjo yang menyatakan tidak setuju adanya acara tersebut. Ia mengaku, mengacu surat dari Badan Pengelola Keraton Kasepuhan bukan dari seorang Raharjo.

Prabu Diaz menegaskan bahwa Laskar Agung Nuswantra bukan ormas, Okp tapi komunitas perkumpulan paguyuban. (Herwin/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *