2022-12-08

SGOnline

Bersinar & Informatif

Spirit Kebangsaan dan Kebhinnekaan Harus Terus Dijaga

2 min read

CIREBON, (SGOnline).-

Spirit kebangsaan dan kebhinnekaan harus senantiasa dijaga bersama-sama. Soliditas dan sinergitas juga harus dijaga untuk majunya pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, H Nashrudin Azis, saat memberikan sambutan di kegiatan Tausiah Kebangsaan dalam rangka HUT TNI ke-76 di halaman Balaikota Cirebon, Minggu (10/10/2021) usai salat Isya.

Tausiah Kebangsaan menghadirkan Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Hasyim bin Yahya atau akrab dipanggil Habib Luthfi. “Terlebih dahulu kami ucapkan, terima kasih ke Abah Luthfi yang sudah berkenan hadir di Kota Cirebon,” tutur Azis. Kehadiran sang ulama besar merupakan anugerah yang terindah untuk seluruh masyarakat Kota Cirebon.

Dijelaskan Azis, tausiah kebangsaan merupakan puncak dari kegiatan dalam rangka memperingati HUT TNI ke 76 di Kota Cirebon yang digagas oleh Abah Luthfi. “Abah Luthfi ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa spirit kebangsaan dan kebhinekaan harus senantiasa kita jaga bersama-sama,” tutur Azis. Azis juga bersyukur, karena semangat tersebut masih terpelihara dengan baik di Kota Cirebon.

“Harmonisasi dalam pluralisme kehidupan masyarakat di Kota Cirebon hingga kini masih terjaga dengan baik,” tutur Azis.

Soliditas

Bahkan soliditas dan sinergitas penyelenggara negara dan pemerintahan di Kota Cirebon senantiasa terjaga dengan baik. Hal ini selaras dengan cita-cita bangsa Indonesia, yaitu bangsa yang bersatu di tengah keberagaman.

Pada kesempatan itu Azis juga memohon nasihat dan tausiah dari Habib Luthfi. “Nasihati kami ya Habib. Sebagai manusia biasa, tentunya kami sangat memiliki banyak kekurangan. Tegurlah kami, karena kami seringkali khilaf,” tutur Azis.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 063/SGJ, Kolonel (Inf) Elkines Villando Dewangga K, mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kota Cirebon, yang sudah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka HUT TNI ke 76. Di masa ini TNI dan seluruh masyarakat berjuang bersama untuk dapat keluar dari pandemi Covid-19. “Sesuai dengan tema kita, bersatu, berjuang, kita pasti menang,” tutur Elkines.

Pada kesempatan itu Elkines juga memohon doa dari ulama besar seperti Habib Luthfi. “Perhatian yang diberikan Habib kepada bangsa ini sangat besar,” tutur Elkines. Karenanya Elkines yakin dengan berjuang dan berdoa bersama, bangsa ini bisa keluar dari pandemi Covid-19.

Bersatu

Sementara itu KH Mustofa Aqiel Siradj, pengasuh ponpes KHAS Kempek, menyatakan Habib Luthfi senantiasa menyadarkan agar bangsa Indonesia bersatu. “Saat ini, ketika umat Islam diadu domba, ada Habib Luthfi yang menyadarkan bahwa Indonesia wajib jadi satu,” tuturnya. Bersatunya seluruh komponen bangsa, ulama, TNI dan Polri, eksekutif, legislatif dan seluruh komponen akan membuat Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat.

Sebelum pelaksanaan tausiah kebangsaan, kirab merah putih kembali digelar dari Astana Gunung Jati ke Balai Kota Cirebon. Habib Luthfi juga memimpin langsung kirab tersebut. Sesampainya di Balai Kota Cirebon, bendera merah putih yang diletakkan di dalam kotak kayu berukir dan sudah dikhatamkan Al Quran diserahkan ke Wali Kota Cirebon untuk selanjutnya digunakan di peristiwa penting.

Sekalipun menggelar tausiah kebangsaan, namun protokol kesehatan (prokes) tetap dijalankan dengan ketat. Prokes tetap diutamakan karena saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi. Tamu undangan yang hadir dibatasi, mereka juga diwajibkan menggunakan masker. Hand sanitizer dan sarana cuci tangan juga disiapkan. (Herwin/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *