2024-04-13

SGOnline

Bersinar & Informatif

Operasi Pasar Beras Murah, Warga Berebut Stok Terbatas

1 min read

Cirebon, (SGOnline),-
Antrian panjang terjadi di operasi pasar beras murah di beberapa daerah di Cirebon, Ratusan warga, yang mayoritas adalah ibu-ibu, menyerbu untuk mendapatkan beras murah. Meskipun petugas telah mengumumkan bahwa stok beras hampir habis, mereka tetap bertahan dalam antrian.

Petugas dari Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Cirebon, Jawa Barat, terpaksa mengumumkan kepada warga yang baru datang bahwa stok beras hampir habis dan mereka diharapkan untuk pulang. Namun, warga yang baru datang tetap mengantre untuk berharap bisa membeli beras murah di Lapangan Kebon Pelok, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Senin pagi.

Ternyata, stok beras sebanyak 10 ton itu habis dalam waktu hampir dua jam, diperjualbelikan oleh ratusan warga yang telah datang sejak pagi. Beberapa ibu-ibu yang terlambat datang untuk antri mengeluh kepada petugas karena tidak kebagian, meskipun mereka sempat mengantre.

Meskipun petugas telah mengurangi batasan minimal pembelian per orang dari 10 kilogram menjadi 5 kilogram, harga beras jenis SPHP dari Bulog dijual seharga 52 ribu rupiah per kantong ukuran 5 kilogram.

Warga menyampaikan kekecewaan mereka atas ketersediaan stok beras yang terbatas dan tingginya minat warga dalam membeli beras murah merupakan dampak dari kenaikan harga beras belakangan ini, terutama menjelang bulan Ramadhan. Harga beras di Cirebon bahkan mencapai 17 ribu rupiah per kilogram, memberatkan warga di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Ini merupakan gambaran nyata dari kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan tingginya harga beras.

(Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *