2022-09-27

SGOnline

Bersinar & Informatif

LMA Akui PRA Lukman Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon

2 min read

CIREBON, (SGOnline).-

Laskar Macan Ali Nuswantara dengan tegas mengakui Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin sebagai raja di Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat

Berdasarkan pengkajian serta mengacu pada peraturan Undang-undang NKRI, Laskar Agung Macan Ali (LMA) meyakini bahwa yang berhak atas adat tradisi turun temurun kepemimpinan dan kelungguhan kesultanan Kasepuhan Cirebon adalah Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin.

Penegasan ini dinyatakan untuk meredam konflik kekuasaan di Keraton Kasepuhan. Menurut Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara Prabu Diaz,

Keraton Kasepuhan milik bersama bukan milik perorangan atau kelompok tertentu.

Hal tersebut disampaikan Panglima LMA, Prabu Diaz saat acara silaturahmi dalam rangka Milad ke-5 LMA di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Sabtu (16/10/21)

Kami bersepakat bahwa, yang menjadi Sultan adalah anaknya Sultan

Oleh sebab itu, jika dikemudian hari ada hal-hal yang merugikan Keraton Kasepuhan tanpa dasar bukti yang kuat, apalagi mengganggu ketertiban, maka kami akan turun tangan.

Oleh sebab itu kami sepakat, keselamatan keluarga Sultan Kasepuhan Cirebon khususnya dinasti Sultan-sultan sebelumnya dan yang sekarang sedang bertahta adalah tanggung jawab Laskar Macan Ali Nuswantara, begitu juga keberadaan keraton,” tegasnya.

Sementara, Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon PR. Goemelar Soeriadiningrat mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari Laskar Macan Ali Nuswantara terlebih dukungan kepada keluarga besarnya.

Dari silaturahmi ini mudah-mudahan kekeluargaan yang erat ini bisa menyelesaikan konflik kedepannya, dan tidak ada saling memfitnah serta menghujat, katanya.

Ia mengaku, walaupun berat Keraton Kasepuhan merupakan titipan dari Gusti Sinuhun Sunan Gunung Jati dan Pangeran Walangsungsang yang harus dijaga kelestariannya.
“Karena kami juga berat menjalankan amanah, apalagi menjaga, memelihara, memegang erat adat tradisi yang masih dijalankan selama ini. Tapi dengan dukungan semua kalangan, kami dan keluarga yakin dapat menjaga dan menjalankan amanah tersebut,” pungkasnya. (Herwin/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.