2024-04-13

SGOnline

Bersinar & Informatif

Biasa 2,5 Jam, Kini Jakarta Cirebon Terpaksa Ditempuh Lebih dari 7 Jam

1 min read

CIREBON, (SGOnline).-

Arus balik mudik di ruas Pantura kawasan By Pass (Jalan Brigjend Dharsono) Kota Cirebon, masih terpantau padat. Kendaraan dari Jakarta menuju Jawa bahkan harus menempuh waktu tiga kali lipat dari biasanya untuk sampai di Cirebon.

Petugas memberlakukan rekayasa arus, untuk mengurai kepadatan yang terjadi dari empat arah. Rekayasa arus lalu lintas ini dilakukan petugas di Pos Pengamanan Pemuda, arteri Bypass Brigjen Dharsono, Kota Cirebon.

Pada Kamis (27/4/2023) siang, petugas bekerja keras menarik kendaraan dari Jawa, Jakarta, Kuningan dan dalam kota yang menumpuk secara bergantian.

Bahkan, arus kendaraan dari Jawa menuju Jakarta maupun sebaliknya yang mengular hingga padat merayap menjadi prirotas penguraian petugas.

Salah satu sopir bus, Amin, mengungkapkan, arus dari Jakarta menuju Jawa padat merayap membludak imbas masih diberlakukannya sistem satu arah dalam tol.

“Sopir bus yang hendak mengambil penumpang di Jawa bahkan harus menempuh perjalanan hingga lebih dari tujuh jam untuk bisa melewati Cirebon. Padahal biasanya, mereka hanya menempuh waktu dua setengah jam jika melewati tol”, ujarnya.

Sementara itu, Perwira Pengendali Pospam Kota Cirebon, Iptu Enda Suherma, menuturkan, pihaknya melakukan upaya rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan yang terjadi dari empat arah.

“Membludaknya kendaraan pemudik balik maupun kendaraan terdampak One Way, membuat petugas memprioritaskan dua arah tersebut”, ungkapnya kepada wartawan di lapangan.

Ia menambahkan, meski sudah dilakukan penarikan namun, tingginya volume arus kendaraan membuat kepadatan tak mudah terurai.

Hingga kini kepadatan masih terlihat di arteri. Sejumlah persimpangan, terjadi kepadatan khususnya dari arah Jakarta maupun Jawa. (Andi/SGO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *